![]() |
| Lahan buntu dibeli pemkot Bima tahun 2015 belakang kantor walikota Bima |
Hasil pantauan media di
lokasi pada Jumat (20/03) menunjukkan fakta mengejutkan: lahan tersebut sama
sekali tidak memiliki akses jalan. seperti di lansir Kahaba.net edisi 21 Agustus 2025, Kepala Bagian PEM Setda Kota Bima saat itu, Syarif Rustaman mengaku lahan tersebut milik Adi Mayhudi (saat ini jadi Bupati Bima periode 2024-2029)) dengan luas 40 are.
Kondisi lahan tersebut nampak terisolasi, terhimpit oleh lahan persawahan milik Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP) Jatiwangi dan warga di sekelilingnya, sehingga mustahil diakses tanpa melewati properti
pribadi pihak lain.
Kabar ini diperkuat oleh data yang dihimpun dari Panitia Khusus
(Pansus) Aset DPRD Kota Bima. Pihak Pansus membenarkan bahwa lahan miliaran
rupiah itu memang tidak memiliki akses jalan masuk. Masalah ini pun kini telah
masuk dalam radar pengawasan ketat legislatif.
Baca Juga :
"Benar, laporan yang kami terima menunjukkan lahan tersebut tidak
memiliki akses jalan. Masalah ini sudah masuk dalam atensi khusus
Pansus Aset," ungkap sumber dari internal DPRD.
Pihak Pansus menyatakan telah mengantongi sejumlah data dan informasi
penting terkait proses pengadaan lahan ini. Mereka akan mendalami bagaimana
lahan dengan kondisi "terkurung" tersebut bisa lolos verifikasi
hingga dilakukan pembayaran menggunakan dana APBD.
Publik kini menunggu langkah tegas dari DPRD dan penjelasan resmi dari
Pemkot Bima terkait efektivitas penggunaan anggaran negara untuk aset yang
sulit dimanfaatkan tersebut.
Berita Terkait:
Untuk informasi, lahan buntu tersebut dibeli Pemerintah Kota Pemkot saat kepimpinan HM Qurais pada keluarga dekatnya, Adi Mahyudi sebelum menjadi Bupati Bima. (Red)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.