-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Jelang Porprov XII NTB 2026, KONI Kota Bima Matangkan Kesiapan Pelayanan Kesehatan Atlet

| Selasa, Juni 23, 2026 WIB Last Updated 2026-06-23T10:47:39Z

KONI Kota Bima Rapat persiapan pelayanan kesehatan bagi atlet untuk Porprov NTB 226
KOTA BIMA,JangkaBima.-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bima bergerak cepat mematangkan sistem pelayanan kesehatan bagi seluruh atlet yang akan berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026.


Fokus utama persiapan ini tertuju pada pemantauan fisik ketat dan pemeriksaan medis berkala guna memastikan seluruh kontingen berada dalam kondisi prima sebelum diterjunkan ke arena pertandingan.


Langkah strategis ini dibahas tuntas dalam rapat koordinasi di Sekretariat KONI Kota Bima, Senin (23/6). Dipimpin langsung oleh Chief de Mission (CDM) Kota Bima, M. Irfan, rapat intensif yang berlangsung selama dua jam tersebut dihadiri oleh seluruh tim medis Porprov Kota Bima. Agenda utama yang disepakati meliputi jadwal kegiatan, pembagian tugas penempatan, hingga mekanisme monitoring berkala.


Guna memaksimalkan pengawalan, tim medis akan dibagi menjadi dua kelompok besar. Mereka siap mendampingi perjuangan para atlet yang tersebar di dua klaster wilayah pertandingan, yakni Kabupaten Sumbawa Barat dan Pulau Lombok.


Koordinator Bidang Kesehatan Kontingen Kota Bima, dr. H. Natsir, menegaskan bahwa pemantauan kebugaran adalah harga mati untuk menjamin performa atlet di lapangan Monitoring berkala ini krusial untuk memetakan kesehatan dan kebugaran atlet secara riil. Hasil pemeriksaan medis ini nantinya akan menjadi dasar pertimbangan utama dalam proses pemberangkatan atlet,” ujar dr. Natsir.


Ia menambahkan, tim medis diberikan fleksibilitas penuh untuk mengatur teknis pelayanan, mulai dari masa persiapan hingga kompetisi berjalan. Sebagai langkah awal, pemeriksaan fisik perdana akan digulirkan secara berkelanjutan pada Minggu mendatang di Sekretariat KONI Kota Bima.


Inovasi lain yang disiapkan adalah pengadaan buku kontrol kesehatan personal. Buku ini berfungsi merekam riwayat medis setiap atlet secara detail, termasuk catatan krusial seperti riwayat kejang, gangguan jantung, dan kondisi klinis lainnya.


“Buku kontrol ini akan menjadi panduan cepat bagi tim di lapangan. Jika ada masalah kesehatan mendadak, penanganan bisa dilakukan secara instan, tepat, dan akurat,” jelasnya.


Mengingat jarak geografis antar-venerue pertandingan yang cukup menantang, dr. Natsir menekankan pentingnya penguatan sinergi antartim medis. Untuk mengawal misi ini, Kota Bima menerjunkan 12 tenaga medis andalan yang terdiri dari tiga dokter, dua fisioterapis, sejumlah paramedis, serta satu koordinator tim.


Di tempat yang sama, dr. Arif turut mengusulkan agar medical check-up menyeluruh dilakukan secara serentak pada 27 Juli 2026. Jadwal ini dinilai ideal sebagai skrining akhir untuk memastikan seluruh kontingen Kota Bima berada dalam status siap tempur (peak performance) menjelang pembukaan Porprov XII NTB.(red)

#porprovntb #kotabima #konikotabima

Tidak ada komentar:

Posting Komentar



Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.