-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkot Bima Bangun Trotoal Rp2,1 Milyar, Intip Rincian 7 Titik Lokasinya

| Rabu, Juni 24, 2026 WIB Last Updated 2026-06-24T11:52:59Z

Salah satu titik proyek pembangunan trotoar (foto depan kantor Pemkot Bima)
KOTA BIMA,JangkaBima.-Setelah Tahun 2025 pembangunan Taman diatas taman, Tahun 2026 ini Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menggelontorkan dana miliaran rupiah untuk sektor estetika kota, Pembangunan Trotoal di tujuh titik.

 

Berdasarkan pantauan di laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Bima, pemerintah resmi mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,1 miliar untuk proyek konstruksi pedestrian atau jalur pejalan kaki (Trotoal) di enam titik strategis melalui sistem Pengadaan Langsung (PL).

 

Tidak hanya proyek pedestrian, kebijakan Pemkot Bima yang kembali mengucurkan anggaran jumbo sebesar Rp 5 miliar untuk kelanjutan revitalisasi Lapangan Serasuba kini kian memantik kontroversi panas.

 

Terkait status lahan dan kualitas proyek tahap pertama pada tahun 2025 lalu senilai Rp 4 miliar terbukti menyisakan segudang persoalan pelik, mulai dari legalitas lahan hingga indikasi buruknya kualitas pengerjaan.

 

Berikut adalah rincian enam titik pembangunan pedestrian (jalur trotoar pejalan kaki) yang anggarannya dipecah lewat skema pengadaan langsung (PL) :

  • Pembangunan Pedestrian Nol KM Sisi Utara Nilai pagu anggaran sebesar Rp 355 juta.
  • Pembangunan Pedestrian Depan Kantor Wali Kota Bima Nilai pagu anggaran sebesar Rp 379 juta.
  • Pembangunan Pedestrian Jalan Ksatria - Jalan Gatot Subroto Nilai pagu anggaran sebesar Rp 399 juta.
  • Pembangunan Pedestrian Jembatan Taman Ria - Taman Love Manggemaci Sisi Utara Nilai pagu anggaran sebesar Rp 399 juta.
  • Pembangunan Pedestrian Kamar Bola Nilai pagu anggaran sebesar Rp 344 juta.
  • Pembangunan Pedestrian Samping Johan Foto (Cabang Malake Sisi Selatan) Nilai pagu anggaran sebesar Rp 246 juta.
  • Pembangunan Pedestrian Depan Paruga Nae, Taman Manggemaci Sisi Utara dengan anggaran Rp 373 juta.

Disisi lain, banyak jalan dan gang saat ini kondisinya butuh penanganan, seperti jalan Jenderal Sudirman (Rabangodu-Waki) rusak dibanyak titik dan telah terjadi bertahun tahun-tahun, terlebih dijalan lingkungan berhubungan langsung dengan masyarakat.

 

Pantauan Media ini dibeberapa lokasi rencana pekerjaan, seperti di Depan Kantor Wali Kota Bima, sepertinya masih terlihat layak, pun di Kilometer 0 dan Kamar Bola depan Taman Hana.


Sementara untuk tender proyek kelanjutan revitalisasi Lapangan Serasuba Rp5 milyar tahun 2026 sepertinya akan ditunda, setelah BPPKAD Provinsi NTB dan DPRD Kota Bima meminta Pemkot Bima untuk menuntaskan masalah status lahan, ternyata masih aset Pemkab Bima dan mendapatkan teguran dari pihak Kesultanan Bima.(red)

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar



Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.