-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Setelah Surat Terbuka Guru, Pemkot Bima Siapkan Starlink untuk Atasi Blank Spot di Lelamase

| Sabtu, Mei 09, 2026 WIB Last Updated 2026-05-09T13:16:46Z
Siswa SMPN 12 Lelamase saat mencari lokasi ada jaringan internet 
Kota Bima, JangkaBima.– Surat terbuka seorang guru di Kelurahan Lelamase yang menyoroti keterbatasan akses internet bagi siswa akhirnya mendapat respons dari Pemerintah Kota Bima (Pemkot) Bima.


Menjawab keluhan terkait siswa yang harus menempuh jarak jauh demi mencari sinyal untuk mengikuti kegiatan belajar berbasis digital, Pemkot Bima kini menyiapkan layanan internet satelit Starlink sebagai solusi sementara bagi SMP Negeri 12 Kota Bima di Kelurahan Lelamase.


Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Bima tengah menyiapkan langkah penanganan sementara dengan menghadirkan layanan internet berbasis satelit Starlink di lingkungan sekolah.


Kepala Bidang TIK Dinas Kominfotik Kota Bima, Endang Sri Sumanti, mengatakan Kelurahan Lelamase memang termasuk wilayah dengan keterbatasan jangkauan sinyal telekomunikasi dan belum terlayani secara optimal oleh jaringan Telkom Indonesia maupun penyedia internet lainnya.


“Kelurahan Lelamase merupakan salah satu wilayah yang memiliki kondisi jaringan cukup lemah. Ini menjadi kendala tersendiri, terutama bagi sekolah yang saat ini sangat membutuhkan akses internet untuk mendukung proses pembelajaran,” ujarnya, Sabtu (9/5).


Ia menjelaskan, pemasangan jaringan Starlink menjadi solusi sementara yang dinilai paling realistis untuk menjawab kebutuhan konektivitas internet di SMPN 12 Kota Bima. Teknologi internet berbasis satelit itu dinilai mampu menjangkau wilayah yang selama ini sulit memperoleh akses jaringan konvensional.


Menurut Endang, langkah tersebut menjadi bentuk perhatian Pemerintah Kota Bima agar siswa tetap dapat mengikuti perkembangan pendidikan di era digital dan tidak tertinggal dalam mengakses informasi maupun teknologi pembelajaran.


“Untuk sementara, solusi yang dapat dilakukan adalah menghadirkan layanan Starlink agar aktivitas belajar mengajar yang membutuhkan internet dapat berjalan lebih optimal. Mengingat fiskal daerah yang terbatas akibat kebijakan efisiensi anggaran, kami ajukan pengadaan jaringan Starlink pada tahun berikutnya,” tambahnya.


Pemerintah Kota Bima menegaskan komitmennya untuk memastikan para siswa tetap mendapatkan hak layanan pendidikan yang layak, meski berada di wilayah dengan keterbatasan jaringan.


Ke depan, pemerintah juga berharap adanya dukungan pengembangan infrastruktur telekomunikasi yang lebih luas agar wilayah blank spot dan daerah dengan sinyal lemah di Kota Bima dapat memperoleh akses internet yang lebih stabil dan merata.(Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar



Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.