![]() |
| Saat jenazah korban dievakuasi |
Korban
asal Kelurahan Penaraga, Kota Bima ditemukan meninggal dengan posisi terlungkup
di dasar laut di Desa Pusu, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara
Barat.
Sebelumnya, Selasa pagi 2 Desember 2025 dilaporkan adanya kejadian tenggelamnya dua kapal
pemancing, kapal ditumpangi korban karam setelah dihantam gelombang, namun
hanya korban tak ditemukan.
Kapolres
Bima-Kota, KBP Didik Putra Kuncoro menyampaikan, proses pencarian dilakukan
sejak Rabu pagi melibatkan unsur Tim SAR Gabungan, masyarakat, dan para nelayan
setempat, hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.
Dari lokasi
jenazah korban langsung dievakuasi oleh tim dan kini telah tiba dirumah duka,
Kelurahan Penaraga, Kota Bima.
Untuk
informasi, sebelumnya korban bersama delapan rekannya menggunakan dua perahu
boat dihantam gelomban tinggi saat memancing di perairan Langgudu.
Kesembilan
korban menggunakan perahu milik Dirma dan perahu milik Ismail Desa Rore.
Kapolres
melalui jajaran Polsek Langgudu mengimbau kepada masyarakat, terutama nelayan
dan pemancing, untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca serta memastikan
keselamatan sebelum melakukan aktivitas di laut, mengingat perubahan cuaca ekstrem
masih berpotensi terjadi di wilayah Bima dan sekitarnya.(red)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.