Notification

×

Iklan

Iklan

Jelang Pilkada Serentak, Bakesbangpol sosialisasi pendidikan politik bagi pemilih Milenial

| Senin, Juni 03, 2024 WIB Last Updated 2024-06-03T09:04:53Z
Sosialisasi pendidikan politik bagi generasi Milenial 
Kota Bima, JB.- jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak Tahun 2024, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi NTB dan Kota Bima gelar sosialiasi pendidikan politik bagi pemilih pemula.


Acara yang dihelat di gedung Perpustakaan dan Arsip Senin 3 Juni 2024 merupakan langkah pemerintah untuk mensukseskan pelaksanaan pilkada serentak dan partisipasi generasi Milenial.


Acara sosialisasi dihadiri kalangan pelajar itu dihadiri oleh Kepala Bakesbangpol Muhammad Hasyim, Komisioner KPU Yeti Syafriati, Kabid Bakesbangpol Syarif Hidayatullah serta perwakilan Bakesbangpol Provinsi NTB dan peserta dari kalangan pelajar. 


Kepala Bakesbangpol Kota Bima, Muhammad Hasyim terlebih dahulu menyampaikan apresiasi dan terimakasih pada seluruh peserta yang hadir, terutama pada PJ Gubernur beserta jajaran Bakesbangpol Provinsi NTB yang telah memilih Kota Bima untuk mengadakan sosialiasi tersebut. 


"Sosialisasi pendidikan politik bagi pemilih pemula mengangkat tema, membangun partisipasi kaum milenial dalam mensukseskan pilkada tahun 2024 yang damai dan berintegrasi, yang menitipkan betapa pentingnya generasi emas bangsa ini dapat memberikan hak pilih untuk menentukan masa depan bangsa," ujarnya. 


Muhammad Hasyim menjelaskan, kegiatan sosialisasi yang diikuti oleh puluhan pelajar atau kalangan pemilih pemula bertujuan agar generasi milenial ini semakin sadar politik dan ikut mensukseskan Pemilu dan Pilkada tahun 2024.


"Pendidikan politik ini untuk meningkatkan wawasan bagi generasi muda, khususnya pemilih pemula agar bisa memberikan hak pilih. Selain itu pula dapat meningkatkan pemahaman tentang pentingnya memberikan hak suara di pemilu nantinya,” katanya.


Muhammad Hasyim berharap, melalui sosialisasi ini para pelajar atau pemilih pemula terbangun kesadaran dan pemikiran kritis. Sehingga diharapkan dapat memberikan hak pilih dan berpartisipasi dalam penyelenggaraan pemilu yang bersih dan anti politik uang lewat pendidikan politik,” tandasnya.(Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar



Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.