Notification

×

Iklan

Iklan

Sejumlah Lahan Pertanian Padi di Kota Bima Sedang Panen raya, Harga Beras Masih Mahal

| Sabtu, Maret 02, 2024 WIB Last Updated 2024-03-02T12:38:21Z
Persawahan di kelurahan Kendo memasuki massa panen raya
Kota Bima, JB.-

Panen raya padi di sejumlah areal pertanian di Kota Bima ternyata tak berdampak pada harga beras yang terus merangkak naik. Sampai hari ini, sabtu (1/3/2024) harga beras masih bertahan di Rp 17.000/kilogram di tingkat pedagang.

 

Pantauan media ini di areal persawahan Kelurahan Kendo, Kecamatan Raba, Kota Bima masa panen padi sudah berlangsung satu pekan terakhir. Termasuk di Bagian persawahan masuk wilayah Rabadompu Barat, Timur.

 

Lurah Kendo, Ahmad Abidin S.Sos pada media ini mengaku, panen pane di lahan persawahan Kelurahan Kendo sudah berlangsung seminggu terakhir. Baik yang batasan dengan Penanae maupun Rabadompu Barat sudah panen raya.

 

Luas lahan pertanian sawah di Kendo yang saa ini sedang memasuki panen 100 hektar lebih, bahkan para petani sebagian sudah menjual hasil panen di penggilingan padi ada disekitar persawahan.

 

Untuk harga, jelas Ahmad, informasi dari petani di penggilingan petani dapat harga Rp 14.000 per kilogram “ harga beras ditingkat petani saat ini masih Rp 14 ribu per kilogram, tidak pernah ada peningkatan, walaupun harga di pasar sudah menyentuh Rp 17 ribu per kilogram,” pungkasnya.

 

Sementara Kepala Dinas Pertanian Kota Bima, H Syarafuddin coba dikonfirmasi belum dapat memberikan jawaban, soal panen raya.

 

Terpisah, Kabid Perdagangan Dinas Koperindag, H Sodig dikonfirmasi mengatakan, untuk harga beras di pasar saat ini Rp 17.000/ kilogram ada kenaikan dari sebelumnya.

 

Walaupun demikian, upaya menurunkan harga beras terus dilaksanakan oleh pemerintah, melalui operasi, bahkan setiap minggu selalu digelar operasi pasar untuk menekan kenaikan harga.(red)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar



Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.