Notification

×

Iklan

Iklan

Ketua DPRD Kota Bima Mulai Reses di Kelurahan Santi

| Senin, Maret 04, 2024 WIB Last Updated 2024-03-04T10:06:44Z
Dae Pawan saat reses di Kelurahan Santi 
Kota Bima, JB.-

Ketua DPRD Kota Bima, Alvian Indrawirawan, Minggu (3/3/2024) mulai melaksanakan reses perdananya di tahun 2024 di Kelurahan Santi, Kecamatan Mpunda.


Kegiatan yang dihadiri oleh Lurah Santi, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh wanita dan masyarakat umum tersebut di pusatkan di Lingkungan Santi 1 Barat.


Dalam sambutannya, Dae Pawan sapaan akrab ketua DPRD, sampaikan ucapan terimakasih pada semua masyarakat Santi yang telah menghadiri undangan Reses tersebut.


Ucapan terimakasih besar pula pada masyarakat Santi yang telah memberikan dukungan saat Pileg pada tanggal 14 Februari kemarin, sehingga ia bisa terpilih kembali menjadi anggota DPRD Kota Bima periode 2024-2029.


Dalam kesempatan itu, Dae Pawan juga mengajak semua elemen masyarakat untuk melupakan perbedaan saat Pileg kemarin, saatnya bersatu untuk bergandeng tangan untuk menuju Santi yang lebih maju lagi.


“Mari kita sama-sama membangun Santi yang lebih maju lagi ke depan, kita harus jadikan Santi sebagai contoh kelurahan yang lain di Kota Bima” Ajaknya


Dae Pawan juga memaparkan tentang program kerja untuk Kelurahan Santi, Setelah membantu pembangunan Lapangan Volly dengan sumbangan pribadi, ia juga sudah memperjuangkan untuk pembangunan tribun di sebelah barat lapangan, agar lapangan tidak terlihat kumuh.


Kemudian ia juga sudah membuat gang di RT 02, karena akses jalan tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat sekitar. Pembukaan jalan baru di Kampo Tolo RT 02 juga akan dibukakan jika pemilik tanah selesai memberikan hibah untuk dibuatkan jalan.


“Untuk sumbangan Masjid Al-Huriyah Rp.75 juta dari dana hibah Pemerintah Kota Bima, saya akan tambahkan dari uang pribadi menjadi Rp. 100 juta nanti,” Ungkapnya.


Sementara itu Jufrin perwakilan dari RT 06 perwakilan Kelurahan Santi menyampaikan, agar tanah kuburan yang sudah diwakafkan oleh salah satu warga Santi tahun kemarin, agar bisa dibuatkan pagar disebelah barat. Agar tanah tersebut bisa digunakan oleh masyarakat, mengingat area kuburan yang lama sudah sempit dan sudah tidak ada ruang lagi. Warga yang lain juga meminta agar jalan yang terlihat gelap agar bisa diterangkan.


Menjawab permainan warga tersebut, Dae Pawan mengajak semua masyarakat untuk sama-sama melaksanakan gotong royong untuk merobohkan pagar pembatas kuburan yang lama. Kemudian ia juga akan perjuangkan agar tanah sekitar kuburan tersebut bisa dibebaskan oleh pemerintah, agar tanah kuburan bisa lebih lebar lagi.


Mengenai lampu gang, pada tahun yang lalu, ia sudah memasang meteran dan memasang lampu kuburan dan lampu gang sekitar kuburan dan menyanggupi pembayaran listrik tiap bulanya. Untuk gang yang belum dipasangkan lampu, maka ia akan memasangnya untuk keperluan masyarakat.


“Saya akan berjuang bersama masyarakat Santi untuk pembebasan lahan kuburan dan akan memenuhi penerangan jalan di gang yang masih terlihat gelap,” Ujarnya.(Red)





Tidak ada komentar:

Posting Komentar



Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.