![]() |
| Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofyan, SH., saat menghadiri Rapat Percepatan Pemanfaatan Gedung RSUD PHTC via Video Conference (Vicon) di Ruang Rapat Wali Kota Bima, Kamis (20/8/2026). |
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Wakil Wali
Kota Bima, Feri Sofyan, SH., saat menghadiri Rapat Percepatan Pemanfaatan
Gedung RSUD PHTC via Video Conference (Vicon) di Ruang Rapat Wali Kota
Bima, Kamis (20/8/2026).
"Untuk pemindahan seluruh peralatan, kami akan
mulai pada 28 hingga 29 Agustus. Terkait permintaan Kementerian agar rumah
sakit dapat beroperasi per 1 September, kami siap dan menyanggupinya,"
tegas Feri Sofyan di hadapan jajaran Kemenkes.
Dalam rapat tersebut, Direktorat Jenderal Kesehatan
Lanjutan (Dirjen Keslan) mengungkapkan bahwa dari total proyek PHTC, sebanyak
20 rumah sakit di Indonesia sudah resmi beroperasi. Saat ini, tersisa empat
rumah sakit yang gedungnya sudah rampung namun belum juga difungsikan, termasuk
RSUD PHTC Kota Bima.
Pemerintah Pusat mendesak agar keempat fasilitas
kesehatan ini segera dibuka untuk umum. Selain agar tidak menjadi polemik atau
isu negatif di tingkat nasional, percepatan ini krusial untuk menghindari
potensi temuan atau objek pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Merespons lampu kuning dari pusat, Pemkot Bima
langsung memangkas jadwal kerja. Awalnya, operasional rumah sakit ditargetkan
mulai berjalan pada 19 September 2026. Namun, demi pelayanan masyarakat dan
pemenuhan instruksi Kemenkes, target tersebut dimajukan menjadi 1 September
2026.
Langkah taktis Pemkot Bima ini pun langsung mendapat
apresiasi tinggi dari Dirjen Keslan. Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Pusat
berjanji akan mengirimkan bantuan peralatan kesehatan (alkes) tambahan secara
bertahap setelah rumah sakit resmi beroperasi.
Melalui percepatan ini, Pemkot Bima berharap RSUD PHTC
dapat segera memberikan pelayanan medis yang optimal bagi masyarakat, sekaligus
memastikan fasilitas negara yang telah dibangun tidak telantar dan berfungsi
tepat guna.
Dalam kegiatan vicon tersebut, Wakil Wali Kota didampingi oleh Asisten I Setda Kota Bima, Kepala Dinas Kesehatan beserta jajaran kepala bidang, serta perwakilan manajemen RSUD.(red)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.