![]() |
| Pelepasan kontingen Kota Bima menuju Porprov 2026 |
Prosesi pelepasan berlangsung di halaman kantor Pemkot Bima pukul 08:00 WITA dihadiri Wali Kota Bima H. A. Rahman, Ketua DPRD Kota Bima, Dandim 1608/Bima, Kapolres Bima Kota, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Ketua KONI Kota Bima, Alfian Indra Wirawan, dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bima beserta seluruh Forkopimda atas dukungan yang diberikan sehingga Kota Bima dapat mengikuti ajang olahraga terbesar di NTB tersebut.
"Terima kasih kepada Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan seluruh Forkopimda atas bantuan dan dukungannya. Dukungan ini sangat luar biasa sehingga Kota Bima bisa mengikuti Porprov NTB 2026," ujarnya.
Ia menjelaskan, Porprov XII NTB akan berlangsung pada 16 hingga 25 Juli 2026. Namun, beberapa cabang olahraga telah lebih dahulu memulai pertandingan sejak 11 Juli, di antaranya sepak takraw, sepak bola, dan gulat.
Jelas Alfian, Kota Bima mengirimkan 530 orang, terdiri dari 405 atlet putra dan putri serta 125 ofisial, yang akan berlaga pada 42 cabang olahraga.
Sebaran pertandingan berlangsung di sejumlah daerah. Di Pulau Sumbawa, pertandingan digelar di Kabupaten Sumbawa Barat untuk cabang panahan, kickboxing, dan hapkido yang juga diikuti kontingen Kota Bima.
Sementara sebagian besar cabang olahraga lainnya berlangsung di Pulau Lombok, meliputi Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Lombok Timur.
Alfian menambahkan, pembiayaan kontingen bersumber dari hibah Pemerintah Kota Bima sebesar Rp2,5 miliar. Meski anggaran terbatas, KONI Kota Bima berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh atlet dan ofisial.
Menutup laporannya, Dae Pawan sapaannya berharap adanya bonus dari pemerintah daerah bagi atlit peraih medali.
Sementara itu, Wali Kota Bima H. A. Rahman berpesan agar seluruh atlet bertanding dengan penuh semangat, menjaga sportivitas, dan membawa nama baik daerah.
"Hari ini kita mengantarkan putra-putri terbaik Kota Bima ke arena pertandingan. Di pundak kalian melekat lambang Kota Bima, kota yang kita cintai. Semangat masyarakat menyertai kalian," kata Wali Kota.
Ia menegaskan bahwa target meraih medali memang penting, namun menjaga kehormatan daerah dan menjunjung tinggi sportivitas memiliki nilai yang tidak kalah besar.
"Jangan takut menghadapi lawan yang lebih berpengalaman. Jangan merasa kecil hanya karena keterbatasan fasilitas. Jangan menyerah sebelum pertandingan benar-benar selesai," pesannya.
Wali Kota juga menyampaikan penghargaan kepada KONI, seluruh pengurus cabang olahraga, pelatih, dan ofisial yang telah mempersiapkan para atlet menghadapi Porprov.
Ia mengakui kondisi fiskal daerah saat ini masih dipengaruhi kebijakan efisiensi anggaran nasional. Meski demikian, Pemerintah Kota Bima tetap berkomitmen mendukung perjuangan kontingen.
"Bertandinglah dengan tenang, buat kejutan, dan tunjukkan kemampuan terbaik. Masyarakat Kota Bima akan terus mendoakan dan memberikan dukungan kepada seluruh kontingen," ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi, Wali Kota memastikan Pemerintah Kota Bima telah menyiapkan bonus bagi atlet yang berhasil meraih prestasi pada Porprov XII NTB 2026.(Red)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.