-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Raih Penghargaan BSSN, NTB Tuntaskan 100 Persen Registrasi Tim Tanggap Insiden Siber

| Jumat, Juni 26, 2026 WIB Last Updated 2026-06-26T10:29:52Z

Wakil Gubernur NTB, Hj Indah Damayanti Putri saat terima penghargaan
Mataram, JangkaBima.com.- Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses mengukir prestasi nasional dalam memperkuat pertahanan digital daerah. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) RI menganugerahi penghargaan kepada Pemprov NTB atas keberhasilan menuntaskan 100 persen pembentukan dan registrasi Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) di seluruh 10 kabupaten/kota se-NTB.

 

Ini juga sesuai komitmen Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam memperkuat keamanan siber pemerintahan daerahnya selama ini.

 

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) RI, Drs. Nugroho Sulistyo Budi, kepada Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, Selasa (23/6/2026).

 

Pada kesempatan tersebut, BSSN juga menyerahkan STR kepada pemerintah kabupaten/kota se-NTB serta Universitas Mataram. Hal ini menjadi pengakuan resmi bahwa seluruh tim tanggap insiden siber di NTB telah terintegrasi dalam ekosistem keamanan siber nasional.


Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bukti nyata komitmen daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan digital yang aman, tangguh, dan terpercaya.

 

“Bagi Provinsi NTB, keamanan siber bukan sekadar urusan teknologi informasi, melainkan bagian penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah. Transformasi digital harus dibangun di atas fondasi keamanan yang kuat,” ujar Wagub yang akrab disapa Umi Dinda tersebut.

 

Umi Dinda menambahkan, Pemprov NTB terus berkomitmen mewujudkan Smart Government sebagai bagian dari visi NTB Makmur Mendunia. Keberhasilan ini lahir dari sinergi erat antara Pemprov NTB, pemerintah kabupaten/kota, BSSN, perguruan tinggi, dan seluruh pemangku kepentingan.

 

“Melalui kolaborasi ini, kita membangun budaya sadar keamanan siber di seluruh lini pemerintahan. Keamanan digital adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya sekaligus mengapresiasi pendampingan konsisten dari BSSN.

 

Sementara itu, Kepala BSSN RI Drs. Nugroho Sulistyo Budi menegaskan bahwa perlindungan infrastruktur informasi daerah adalah pilar penting sistem pertahanan siber nasional. Registrasi TTIS menjadi langkah strategis menghadapi ancaman digital yang kian kompleks.


“Kami siap memberikan dukungan penuh, mulai dari pemantauan berkala, penguatan kapasitas SDM, hingga pembinaan TTIS di daerah. Sinergi pusat dan daerah adalah kunci keberhasilan,” jelas Nugroho.

 

Ia memaparkan bahwa TTIS memiliki peran strategis untuk melindungi aset informasi, audit keamanan sistem, pengendalian akses, penanganan insiden, hingga pemulihan layanan pemerintahan agar tetap berjalan berkesinambungan.

 

Dengan raihan penghargaan ini, 10 kabupaten/kota di NTB kini resmi terhubung dengan sistem keamanan siber nasional. Status ini memberikan legitimasi formal sekaligus akses pembinaan teknis dan peningkatan kapasitas SDM dari BSSN. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan digital dan memperkokoh fondasi Smart Government menuju NTB Makmur Mendunia. (KominfotikNTB)

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar



Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.