-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Semarakkan HUT Ke 24, Pemkot Bima Siapkan Pawai Rimpu hingga Bazar UMKM

| Kamis, Maret 26, 2026 WIB Last Updated 2026-03-26T10:30:47Z
rakor persiapan hut Kota Bima ke 24 Tahun 2026
Kota Bima, JangkaBima.-Pemerintah Kota Bima tengah mematangkan persiapan rangkaian acara menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke24 di Tahun 2026. Perayaan kali ini dirancang bukan sekadar seremoni, melainkan sebagai pesta rakyat yang memadukan pelestarian budaya dan penguatan ekonomi lokal.

 

Pemerintah telah menetapkan tiga agenda besar yang menjadi pilar utama perayaan, Upacara HUT Prosesi khidmat sebagai puncak peringatan hari jadi. Pawai Rimpu jadi agenda yang paling dinantikan sebagai ikon budaya Bima.

 

Kemudian Kegiatan Pendukung, yaitu Seni, Lingkungan dan Ekonomi. Selain agenda utama, berbagai kegiatan menarik juga telah dirancang untuk menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, Festival Seni Budaya, Lomba Kebersihan Lingkungan dan Bazar UMKM sebagai Langkah nyata untuk mendorong perputaran ekonomi.

 

Mematangkan berbagai kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Bima menggelar Rapat Koordinasi (rakor) persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 yang akan dirangkaikan dengan Festival Rimpu pada 25–27 April 2026.

 

Rakor digelar Kamis, 26 Maret 2026 di Aula Maja Labo Dahu tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman, didampingi Wakil Wali Kota Feri Sofiyan serta turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala OPD, kabag, camat, hingga lurah se-Kota Bima.

 

Forum ini menegaskan komitmen bersama pemerintah daerah dalam menyukseskan agenda tahunan yang menjadi simbol kebersamaan dan identitas daerah.

 

Wali Kota Bima, H. A. Rahman, dalam arahannya menegaskan bahwa seluruh OPD, camat, lurah, hingga satuan pendidikan wajib berpartisipasi aktif, salah satunya melalui pemasangan spanduk ucapan HUT di lingkungan kerja masing-masing. Ia juga mengajak instansi vertikal serta BUMN/BUMD untuk ikut berkontribusi dalam menyemarakkan perayaan.

 

H. Man menekankan pentingnya menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban selama rangkaian kegiatan berlangsung. Dinas terkait diminta memastikan kebersihan kota tetap terjaga, termasuk penertiban ternak liar dan pengawasan peredaran minuman keras guna menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

 

“Ini bukan hanya agenda seremonial, tetapi momentum kebersamaan. Saya harap seluruh pihak bersinergi maksimal meski di tengah keterbatasan anggaran,” tegas Wali Kota.

 

Sementara itu Wakil Wali Kota, Feri Sofiyan, menambahkan bahwa peringatan HUT tidak sekadar seremoni, tetapi momentum strategis untuk memperkuat jati diri daerah. Ia juga mengingatkan agar keterbatasan anggaran tidak menjadi hambatan, melainkan mendorong kreativitas dan kolaborasi antarinstansi.

 

Panitia pelaksana akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk DPRD, TNI/Polri, instansi vertikal, dunia usaha, dan tokoh masyarakat. Pendanaan kegiatan bersumber dari APBD, sponsorship, serta partisipasi pihak ketiga dengan prinsip efisiensi dan transparansi.

 

Dari sisi publikasi, pemerintah akan mengoptimalkan media sosial dan media massa, serta pemasangan atribut seperti baliho dan umbul-umbul di titik strategis. Dokumentasi kegiatan juga disiapkan sebagai bagian dari promosi daerah.

 

Pemerintah Kota Bima optimistis peringatan HUT ke-24 yang dirangkaikan dengan Festival Rimpu 2026 akan berlangsung meriah dan mampu memperkuat identitas budaya serta kebanggaan masyarakat.(red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar



Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.