![]() |
| Kepala BPPKAD Kota Bima, Siswadi |
Melalui pres rilisnya, Kamis (15/1) Ia menegaskan, nilai ini naik jika dibandingkan dengan capaian tahun 2024 sebesar Rp. 57,05 miliar lebih.
Siswadi menjelaskan, pada tahun 2025, persentase capaian PAD dibandingkan dengan target adalah sebesar 91,76 %, dengan uraian, pajak daerah sebesar 83,38 %, retribusi daerah sebesar 95,79 %, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar 150,79 %, serta lain-lain PAD yang sah sebesar 98,49 %.
"Ditengah kecilnya ruang fiskal pada tahun 2026 ini, BPKAD tetap optimis akan dapat meningkatkan capaian PAD," ungkap Kepala BPKAD, Siswadi yang juga mantan Setwan ini.
Kata dia, hal itu ditunjang dengan penambahan sarana prasarana penunjang pemungutan pajak seperti mobil Pajak Keliling (PALING) yang sudah mulai dioperasikan.
Ia menegaskan, BPKAD Kota Bima berkomitmen untuk segera mengevaluasi nilai penetapan atas beberapa objek pajak dan retribusi, termasuk mengidentifikasi wajib pajak/retribusi baru atas beberapa objek pajak/retribusi.
"BPKAD berkomitmen untuk senantiasa melaksanakan segala upaya optimalisasi PAD, baik melalui intensifikasi, ekstensifikasi, peningkatan kapasitas SDM, digitalisasi, dan inovasi. Termasuk juga membangun kerja sama dengan seluruh stakeholders terkait," pungkas Siswadi.(Red)
#pad #kotabima #2025


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.