![]() |
| Suasana saat evakuasi jenazah korban terbawa arus banjir dari pantai lawata |
"Dari pengakuan anak dan menantu A Wahab, jenazah ditemukan di Desa Sai benar korban yang sebelumnya terbawa arus banjir dari Kelurahan Kumbe" ungkap Kepala BPBD Kota Bima, A Faruk.
Keluarga korban mengaku seluruh ciri fisik sama dengan korban terbawa arus banjir dua hari yang lalu.
Namun untuk memastikan serta karena ini telah masuk ranah penanganan kepolisian, jenazah dievakuasi ke RSUD Bima.
Tujuannya untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut " sekarang sedang pemeriksaan inavis di RSUD Bima," ujar eks Kepala Dinas Perkim Kota Bima.
Tambahnya, setelah mendapat informasi adanya penemuan mayat di Desa Sai, tim gabungan langsung menuju lokasi melakukan evakuasi.
Sebanyak empat speed boat terdiri dari Basarnas, TNI dan Polri melakukan evakuasi jenazah korban ke pantai Lawata sebelum dibawa ke ruang jenazah RSUD Bima.
Untuk informasi, A Wahab (78) dilaporkan terbawa arus banjir kiriman pada Rabu sore 19, Nopember 2025.
Korban diketahui terbawa arus banjir saat beraktivitas di pinggir sungai, hingga kemudian dua hari dilakukan pencarian oleh tim gabungan beserta relawan disepanjang bantaran sungai Kumbe hingga Padolo. (Red)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.