Notification

×

Iklan

Iklan

Dua Hari Berturut-Turut Kota Bima Diterjang Banjir

| Jumat, Februari 09, 2024 WIB Last Updated 2024-02-09T11:47:25Z
Genangan banjir di jalan protokol Kelurahan Paruga
Kota Bima, JB.- Dua hari berturut-turut wilayah Kota Bima diterjang banjir kiriman. Salah satunya menggenangi ratusan pemukiman warga Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat.

 

Padahal ratusan warga sehari sebelumnya baru saja selesai melakukan pembersihan rumah dari sisa lumpur banjir,  pun di jalan protokol Soekarno Hatta.

 

Pantauan media ini, air mulai meluap dari sungai Padolo ke pemukiman warga Kelurahan Paruga pukul 18:00 wita, sementara warga pun terlihat sudah mulai mengevakuasi barang-barang.

 

Bahkan saat ini ketinggian air didalam pemukiman warga sudah mencapai paha orang dewasa dan kemungkinan akan terus naik.  Sementara banjir terjadi kamis (8/2/2024) malam sesuai data BPBD Kota Bima menggenangi tiga RT di Kelurahan Paruga dan dua RT di Kelurahan Manggemaci.

 

Kepala BPBD Kota Bima saat pantau kondisi banjir
Kepala BPBD Kota Bima, Gufran dikonfirmasi mengatakan, banjir hari ini akibat intensitas hujan tinggi dan merata di seluruh Kota Bima terutama di bagian hilir .


karena curah hujan tinggi tersebut, volume air sungai Dodu dan Lampe naik  hingga menyebabkan beberapa wilayah tergenang banjir. data sementara kami wilayah tergenang banjir yaitu,  persawahan dan pemukiman warga di Kelurahan Dodu, Kecamatan Rasanae Timur.


persawahan di Kelurahan Nungga, pemukiman warga Kelurahan Oimbo, Kumbe, Mande dan persawahan di Kelurahan Ntobo.  


sedangkan untuk curah hujan sendiri di bagian hilir sudah berhenti dan berharap secepatnya air mulai surut, namun untuk wilayah Hulu yaitu di Kelurahan Paruga sekitarnya mulai naik dan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk kesiapan kebencanaan.(red) 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar



Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.