![]() |
| Kebakaran di Ama Hami (kiri) dan sampah di lokasi TPA Oimbo (Kanan) |
Peristiwa pertama terjadi di TPA Kelurahan Oimbo. Asap tebal terlihat membumbung dari area penumpukan sampah dan sempat menarik perhatian warga sekitar.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bima yang turun ke lokasi langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kebakaran di TPA diduga dipicu oleh gas metana yang muncul akibat proses penumpukan dan pembusukan sampah. Namun demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
"Memang benar terjadi kebakaran di TPA Oimbo. Untuk penyebabnya masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut," ujar salah seorang petugas Damkar Kota Bima.
Belum usai penanganan kebakaran di TPA, sekitar pukul 17.00 WITA petugas kembali menerima laporan kebakaran di kawasan Jalan Padolo III, Kelurahan Dara, tepatnya di sebelah barat Pasar Raya Ama Hami.
Api dengan cepat membesar dan melalap kios berada didepan gudang jagung. Kobaran api yang disertai kepulan asap hitam pekat sempat membuat panik warga dan pedagang di sekitar lokasi.
Sejumlah unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api. Setelah berjibaku selama beberapa waktu, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan kobaran api sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Akibat kejadian tersebut, seluruh bangunan kios dilaporkan hangus terbakar. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti nilai kerugian maupun penyebab kebakaran di lokasi tersebut.
Dua kejadian kebakaran dalam sehari ini menjadi perhatian serius mengingat cuaca panas dan potensi munculnya titik-titik api di berbagai lokasi. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan indikasi kebakaran di lingkungan sekitar.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.