![]() |
| Rapat persiapan Porprov NTB di markas KONI Kota Bima |
Mengusung tema "Bersama Kita Berprestasi, Sportif, Solid untuk Prestasi Olahraga NTB", rapat dibuka Ketua KONI Kota Bima Alfian Indrawirawan dan dihadiri panitian dan perwakilan Cabor membahas berbagai aspek teknis, mulai dari kesiapan atlet, distribusi atribut, pemeriksaan kesehatan hingga jadwal keberangkatan kontingen.
Ketua KONI Kota Bima, Alfian Indrawirawan menyampaikan, sekitar dua pekan lagi sebanyak 42 cabang olahraga akan diikuti kontingen Kota Bima. Pertandingan akan berlangsung di lima daerah, yakni Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, serta Kabupaten Sumbawa Barat yang menjadi tuan rumah sejumlah cabang olahraga di Pulau Sumbawa karena didukung kesiapan anggaran.
Total kontingen Kota Bima yang akan diberangkatkan berjumlah 530 orang, terdiri dari 243 atlet, 75 ofisial, serta panitia dan pendamping. Namun, karena keterbatasan anggaran, KONI hanya mampu memfasilitasi sebagian atlet dan ofisial, sementara sisanya berangkat secara mandiri.
Meski demikian, KONI memastikan seluruh atlet tetap mengenakan atribut yang sama. Seluruh perlengkapan kontingen telah tiba dan segera didistribusikan kepada masing masing cabang olahraga sehingga identitas seluruh atlet Kota Bima tetap seragam, baik yang dibiayai KONI maupun yang berangkat secara mandiri.
"Kami bertanggung jawab secara moral agar seluruh atlet memiliki atribut yang sama. Alhamdulillah seluruh perlengkapan sudah tiba dan segera dibagikan kepada masing-masing cabang olahraga," ungkapnya.
KONI juga menargetkan pelepasan resmi kontingen oleh Pemerintah Kota Bima dilaksanakan pada 6 Juli 2026 usai apel pagi di Lapangan Kantor Wali Kota Bima. Seluruh atlet, ofisial, pengurus cabang olahraga dan panitia diharapkan hadir untuk mengikuti agenda pelepasan tersebut.
Selain kesiapan administrasi, KONI turut menyoroti pemeriksaan kesehatan atlet. Hingga rapat berlangsung, baru sekitar 50 persen atlet yang telah menjalani pemeriksaan medis. Sejumlah atlet diketahui masih berada di luar daerah sehingga belum sempat mengikuti pemeriksaan kesehatan.
Pengurus cabang olahraga diminta segera memastikan seluruh atlet menjalani pemeriksaan sebelum diberangkatkan. Atlet yang tidak memiliki hasil pemeriksaan kesehatan dikhawatirkan tidak dapat mengikuti pertandingan demi menjaga keselamatan dan kebugaran selama bertanding.
Sementara itu, panitia pendamping akan diberangkatkan sesuai jadwal yang telah disusun menggunakan bus maupun kendaraan lainnya. Selama berada di Pulau Lombok, panitia dipusatkan di hotel kawasan Cakranegara, sedangkan untuk cabang olahraga yang berlangsung di luar Kota Mataram, panitia akan menyesuaikan lokasi pertandingan.
Panitia pendamping dijadwalkan bertugas secara bergiliran dengan masa pendampingan maksimal enam hari, sehingga tidak seluruh panitia berada di lokasi pertandingan secara bersamaan selama pelaksanaan Porprov XII NTB 2026.
Melalui rapat pemantapan ini, KONI Kota Bima berharap seluruh persiapan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga kontingen Kota Bima mampu tampil maksimal dan mengharumkan nama daerah pada ajang Porprov XII NTB 2026.(Red)
#porprovntb #kotabima #konikotabima #koni #cabor


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.