Notification

×

Iklan

Iklan

HM Rum yakin Kinerjanya sebagai Pj Wali Kota Bima Memenuhi Target

| Rabu, Januari 03, 2024 WIB Last Updated 2024-01-03T11:58:38Z

Pj Wali Kota Bima, HM Rum saat hadiri simulasi evaluasi
Kota Bima, JB.- HM Rum, Rabu (3/1/2024) hadiri sumulasi dan validasi bahan presentasi dokumen capaian kinerjanya selama triwulan pertama dirinya menjabat sebagai Pj Wali Kota Bima.. Pun dirinya yakin kinerjanya memenuhi target seperti ditugaskan Mendagri.

 

Simulasi digelar di Aula Kantor Pemerintah Kota (pemkot) Bima terkait dengan kinerja sebagai Pj Wali Kota dari awal menjabat sampai dengan desember tahun 2023.

 

Hasil evaluasi capaian kinerja Pj Wali Kota Bima ini akan menjadi bahan pertimbangan bagi Menteri Dalam Negeri dalam menentukan langkah-langkah pembinaan dan pengawasan terhadap Penjabat Wali Kota Bima yang dilaksanakan pada 15 Januari 2024 bersama 5 kabupaten/kota se Indonesia.

 

HM Rum menyatakan, evaluasi capaian kinerja merupakan hal yang penting dilakukan agar penyelenggaraan pemerintahan daerah dapat berjalan dengan baik dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

 

Sasaran evaluasi kinerja dilakukan, salah satunya kaitan dengan angka capaian seperti, prevalensi stunting saat ini diangka 11,32 porsen per Desember 2023 dengan melampirkan dokumentasi upaya-upaya yang sudah dilakukan.

 

Termasuk intervensi insentif bagi kader posyandu, pemberian makanan tambahan padat gizi bagi bayi dan ibu hamil dengan melibatkan seluruh stakeholder termasuk private sektor, BUMN/BUMD dan instansi vertikal seperti kejaksaan dan Polri.

 

Begitu juga dengan adanya intervensi penyediaan air bersih melalui aksi nyata dengan membentuk UPTD Air Bersih, penyelenggaraan kebersihan dan sanitasi lingkungan melalui program Jumpa Berlian.

 

Sementara terkait persoalan keamanan dan ketertiban serta kesuksesan penyelenggaran pemilu 2024, HM Rum meminta agar dokumen ini mencantumkan intervensi pemkot bima terhadap penyediaan dana hibah bagi KPU dan Bawaslu serta dana hibah kepada TNI/Polri untuk memastikan pemilu 2024 berjalan lancar.

 

"Termasuk IAIN Bima juga akan saya presentasikan, dengan harapan hadirnya IAIN Bima dapat memicu pergerakan ekonomi lokal tumbuh dan berkembang. Hal ini dimaksudkan agar tugas menuntaskan kemiskinan ekstrim di Kota Bima Insya Allah segera teratasi dengan adanya geliat ekonomi baru, " ujarnya.

 

"Saya hanya paparkan kinerja yang telah dilakukan selama ini di Kota Bima, teman-teman OPD siapkan dokumen yang diserahkan. Sebagai bahan presentasi, saya hanya memaparkan upaya yang ril dilakukan selama ini. Buat se sederhana mungkin, mudah dipahami dan mudah dimengerti," sambungnya.

 

Tak lupa dirinya pun meminta kepada seluruh penyusun naskah presentasi capaian kinerja ini agar mencantumkan upaya nyata yang dilakukan dalam hal pembenahan sektor pariwisata dan potensi lokal lainnya melalui upaya nyata menghadirkan investor untuk berinvestasi di Kota Bima. Dengan harapan, tercipta pergerakan ekonomi guna menunjang kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Kota Bima.(red)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Vicom dengan Mendagri, Pj Wali Kota Bima diingatkan soal Harga Pangan

 

Pj Wali Kota Bima, HM Rum hadiri vicom Rapat Koordinasi (Rakor) masalah pengendalian inflasi di daerah tahun 2024 yang dipimpi langsung oleh Meneteri Dalam Negeri (mendagri) Tito Karnafian.

 

Kegiatan yang berlangsung di ruang Rapat Wali Kota tersebut, dihadiri oleh Sekda Kota Bima , Inspektur , Asisten II , Kepala Bapedda , Kepala BPKAD , Kadis Koperindag , Kadis Kominfotik , Kadis Pertanian , Kadis PUPR , Kadis Perikanan , Kadis Ketahanan Pangan ,  Kadis sosial , kadis Tenaga Kerja dan Kabag Ekonomi.

 

Dalam kesempatan tersebut Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, menyampaikan kepada seluruh stakeholder untuk terus fokus dalam  penanganan inflasi .

 

Dalam penyampaiannya Tito Karnavian menjelaskan, bahwa isu yang dihadapi saat ini adalah tentang lapangan pekerjaan dan stabilisasi harga bahan pangan.

 

Salah satu isu yang dihadapi Indonesia terkait gejolak inflasi adalah fluktuasi harga komoditas, seperti minyak dan pangan, yang dapat memicu kenaikan harga secara signifikan.

 

Karena dapat berdampak negatif pada daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi. Selain itu, kebijakan moneter dan fiskal yang tidak tepat juga dapat menjadi faktor penyebab inflasi yang tinggi.

 

Upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang seimbang menjadi kunci dalam mengatasi isu ini.

 

"Jika kita tidak mengawal isu inflasi ini dengan kebijakan yang tepat, maka dikhawatirkan akan dapat memicu gejolak politik dan keamanan terutama menghadapi prosesi pemilu 2024," tegas Mendagri.

"Saya cukup bangga dengan kinerja tim pengendalian inflasi yang telah dibentuk sampai ke tingkat pemerintah daerah. Hal ini menyebabkan  pertumbuhan ekonomi kita cukup baik, tingkat pertumbuhan tahunan PDB Indonesia berada di level 50 dari 185 negara di dunia. Meski saat ini masih ada beberapa daerah yang perlu diperhatikan tingkat pertumbuhan ekonominya. Saat ini berdasarkan pertumbuhan ekonomi per provinsi, 

NTB adalah daerah dengan kategori pertumbuhan ekonomi terendah sebesar 1,16%. Tentunya kondisi ini perlu diatensi dengan membuat kebijakan yang lebih fokus lagi dalam menangani hal tersebut,"  jelas Tito Karnavian.

Dari segi laju Inflasi, Indonesia menempati peringkat ke 53 dari 186 negera di dunia. Akan tetapi, Inflasi Indonesia menepati peringkat ke 7 dari 24 negara G20.

Adapun tingkat inflasi di level negara ASEAN inflasi Indonesia menempati peringkat ke 4 dari 11 negara ASEAN. 

"Angka Inflasi Indonesia saat ini sebesar 2,61%. inflasi kita relatif terjaga dengan baik, diharapkan untuk terus mengupayakan langkah-langkah terbaik untuk terus menekan angka inflasi", harap Tito Karnavian.

Sementara itu kepala BPS Pusat, Amalia Adininggar Widyasanti,  menyampaikan bahwa inflasi bulan Desember 2023 terhadap november 2023 menurun sebesar 0,41%. 

"Bulan Desember 2023 tercatat inflasi terendah dari tahun-tahun sebelumnya, ini merupakan kinerja terbaik." ungkapnya.

Dalam sepuluh tahun terakhir, tingkat inflasi yang tinggi umumnya terjadi pada periode-periode Perayaan hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN), di antaranya pada momen Puasa-Lebaran serta Perayaan Natal dan Tahun Baru. 

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa Penyumbang Utama andil Inflasi Desember 2023 pada Kelompok Makanan, Minuman, tembakau yaitu Cabai merah sebesar 0,06% Bawang merah 0,04%, Tomat 0,03%, Beras 0,02%, Telur Ayam Ras 0,02%, Cabai Rawit 0,02%,  Daging Ayam Ras 0,01%, Bawang Putih 0,01%, Minyak Goreng 0,01%, Gula Pasir 0,01%, Rokok Kretek 0,01%, dan Rokok Putih memiliki andil sebesar 0,01%, pungkas Kepala BPS Pusat.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar



Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.