Notification

×

Iklan

Iklan

Jelang MotoGP Sejumlah Stakeholder Rakor Persiapan Pengamanan, kapal Perang TNI AL Disiagakan

| Kamis, Januari 20, 2022 WIB Last Updated 2022-01-20T10:46:24Z
Rakor persiapan pengamanan

Kota Bima, JangkaBima.com.-

Jelang MotoGP yang rencananya dilaksanakan bulan Maret mendatang, sejumlah stakeholder rakor persiapan pengamanan, baik laut dan udara. Dua Kapal Perang TNI Angkatan Laut turut Disiagakan.


Sejumlah stakeholder terkait, melakukan Rakor di Kantor KSOP Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (19/1/2022).


Rapat yang dipimpin Direktur Polisi Air dan Udara (Dir Polairud) Polda NTB, Kombes Pol Kobul Syahrin Ritonga itu dalam rangka mempersiapkan pengamanan MotoGP Maret mendatang khususnya pengamanan jalur Laut dan Udara.


Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto SIK M.Si melalui press riliesnya, Kamis (20/1/2022) menjelaskan, rapat yang di pimpin Direktur Polairud itu dalam rangka koordinasi lintas sektoral instansi kemaritiman dalam rangka Pam perairan pada event internasional MotoGP tahun 2022 ini.


Perlu diketahui, bahwa yang hadir dalam rapat itu diantaranya, Danlanal Mataram, Kepala KSOP Lembar, General Manager PT. Pelindo III, Kepala Kantor Basarnas Mataram, Kepala Kantor Bea Cukai Mataram, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Lembar, Kepala ASDP Lembar, PJU Ditpolairud Polda NTB, Kapolsek KP3 Lembar, Kasat Polairud Polres Lombok Barat, Komandan Kapal Polisi Baladewa - 8002, Komandan Kapal Polisi Murai - 4018 terakhir Pilot Helikopter AW-169


"Kegiatan Rakor menjelaskan maksud dan tujuan dari Rapat Koordinasi Lintas Sektoral tersebut yaitu untuk menyamakan persepsi dalam pelaksanaan pengamanan diwilayah perairan serta pelabuhan pada event internasional MotoGP tahun 2022," jelas Artanto.


Kemudian Rakor dilanjutkan dengan paparan Kasubdit Patroli Air dan Udara yang menyampaikan tentang Penjabaran tugas Instansi kemaritiman lainnya dalam pelaksanaan Pam perairan pada Event MotoGP tahun 2022.


Selanjutnya Dirpolairud menerangkan, rencana latihan simulasi pengamanan kapal logistik MotoGP pada Kondisi Normal (kondisi tanpa gangguan/red) dan Kondisi Kontijensi (kondisi dengan adanya gangguan/red).


"Setelah menerangkan tentang narasi rencana pelaksanaan pelatihan Dirpolairud membuka sesi diskusi untuk penyempurnaan skenario pelatihan dalam rangka pengamanan kapal logistik MotoGP tahun 2022," terang Artanto.


Dalam diskusi itu, masing-masing stakeholder memaparkan kesiapan dan dukungannya dalam pengamanan event MotoGP nanti.


Seperti halnya kesiapan Pangkalan TNI AL yang siap mendukung pengamanan, lalu personel, sarpras dan sejumlah personel dari Pangkalan TNI-AL serta Tarunanya yang ada di Akademi Angkatan Laut juga sudah siap diterjunkan.


Selain itu, Perahu dan dua unit Kapal Angkatan Laut telah disiagakan di Pelabuhan Lembar untuk membantu memback-up pengamanan perairan pada event MotoGP nanti.


"TNI-AL Mataram juga akan kedatangan 2 unit KRI yang membawa para Taruna AL yaitu KRI Makassar dan KRI Dewa Ruci, bila terjadi situasi kontijensi Pangkalan TNI-AL Mataram siap menurunkan 2 orang pasukan khususnya," jelas Artanto.


Selain itu, semua Stakeholder yang hadir menyatakan kesiapannya, semua sarana dan prasarana yang dimiliki disiapkan untuk memback-up pengamanan event MotoGP Maret mendatang.


"dalam waktu dekat kita akan melakukan simulasi pengamanan dan pengawalan kapal logistik MotoGP di wilayah perairan," pungkasnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar



Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.