-->

Notification

×

Iklan

Iklan

DPPKB Kota Bima Gencarkan Percepatan Penurunan Stunting Lewat Program Jamban Sehat di Kelurahan Dodu

| Rabu, November 04, 2026 WIB Last Updated 2026-11-04T03:37:59Z
Kepala DPPKB dan jajaran saat serahkan bantuan pembangunan jamban di kelurahan Dodu
Kota Bima,JangkaBima. — Upaya percepatan penurunan stunting di Kota Bima terus menunjukkan langkah konkret. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bima bersama Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Rasanae Timur menyalurkan bantuan pembangunan jamban sehat bagi Keluarga Berisiko Stunting (KRS) di Kelurahan Dodu, Selasa (3/11/2026).


​Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara langsung oleh Kepala Dinas DPPKB Kota Bima, didampingi oleh Koordinator Balai Penyuluh KB Kecamatan Rasanae Timur, jajaran Petugas Lapangan KB (PKB/PLKB), serta Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kelurahan Dodu.


​Dalam arahannya, Kepala DPPKB Kota Bima, H. Ichwanul Muslim, SP. MM, menegaskan bahwa intervensi sanitasi memegang peranan krusial dalam pencegahan stunting. Menurutnya, masalah stunting tidak hanya berkaitan dengan kecukupan gizi, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan yang bersih dan sehat.


Jelasnya, Angka KRS di Kelurahan Dodu saat ini masih cukup tinggi, di mana banyak warga yang belum memiliki fasilitas jamban layak. Jika balita terus-menerus terpapar lingkungan yang kurang bersih, asupan gizi sebagus apa pun akan menjadi sia-sia akibat infeksi berulang.


"Bantuan jamban sehat ini merupakan bentuk intervensi sensitif yang harus dituntaskan pelaksanaannya. Kami berharap bantuan ini dapat dijaga dengan baik dan dimanfaatkan secara optimal," ujar H. Ichwanul Muslim.


​Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas DPPKB juga memberikan apresiasi tinggi kepada TPK dan para Penyuluh KB yang telah bekerja aktif melakukan verifikasi serta pendampingan secara door-to-door kepada sasaran KRS di lapangan.


​Sementara itu, Koordinator Balai Penyuluh KB Kecamatan Rasanae Timur, Masrudin menjelaskan bahwa penyaluran bantuan jamban ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang bersumber dari pendataan KRS melalui aplikasi Elsimil, serta hasil verifikasi faktual di lapangan oleh TPK. Pihaknya berkomitmen untuk terus memantau pemanfaatan fasilitas tersebut serta memberikan edukasi berkelanjutan terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada keluarga penerima manfaat.

​

Melalui sinergi ini, diharapkan angka keluarga berisiko stunting di Kelurahan Dodu dapat berangsur turun, sehingga masyarakat mampu membiasakan pola hidup bersih dan sehat demi mewujudkan generasi Kota Bima yang bebas stunting.(Red)

#dppkbkotabima #stunting #kotabima #bantuan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar



Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.