-->

Notification

×

Iklan

Iklan

DPPKB Kota Bima dan Penyuluh KB Mpunda Salurkan Bantuan Jamban Sehat di Sambinae

| Kamis, Oktober 29, 2026 WIB Last Updated 2026-10-29T10:11:37Z
Kepala DPPKB dan jajaran serta Penyuluhan KB Kecamatan Mpunda saat penyaluran bantuan sanitasi
Kota Bima, JangkaBima.com.- Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bima bekerja sama dengan Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Mpunda melaksanakan intervensi percepatan penurunan stunting melalui penyediaan sarana sanitasi berupa jamban sehat bagi keluarga berisiko stunting di Kelurahan Sambinae, Kota Bima, Kamis (29/10/2026).


Sehari sebelumnya pun jajaran DPPKB dipimpin langsung oleh Kepala Dinas turun memberikan bantuan jamban bagi keluarga berisiko stunting di Kelurahan Nitu.


Turut hadir saat kegiatan, camat mpunda, Nurwahidah, Koordinator BPKB Kec. Mpunda Nuningsih, Lurah Panggi, Bambang dan Lurah Sambinae, M. Ata.


Kepala DPPKB Kota Bima, H. Ichwanul Muslimin, menjelaskan bahwa sanitasi rumah tangga yang tidak layak menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko stunting pada anak. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan dan sumber air, sehingga meningkatkan risiko penyakit infeksi, seperti diare, yang dapat mengganggu penyerapan gizi dan pertumbuhan balita.


“Pemberian jamban sehat ini bukan hanya soal bangunan, tetapi merupakan upaya mencegah penularan penyakit yang dapat menghambat pertumbuhan anak,” ujarnya.


Sebelum bantuan disalurkan, tim gabungan yang terdiri atas petugas KB, Tim Pendamping Keluarga (TPK), dan petugas kelurahan terlebih dahulu melakukan pendataan serta verifikasi terhadap keluarga sasaran. Pendataan tersebut diprioritaskan bagi keluarga yang memiliki balita berusia 0 hingga 5 tahun dan membutuhkan perbaikan fasilitas sanitasi.


Berdasarkan pendataan tersebut, jumlah Keluarga Risiko Stunting (KRS) di Kelurahan Sambinae tercatat sebanyak 23 keluarga.


Koordinator Balai Penyuluhan KB Kecamatan Mpunda, Nuningsih menyampaikan bahwa bantuan jamban sehat tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi para penyuluh KB di Kecamatan Mpunda melalui Program Orang Tua Asuh.


Selain penyaluran bantuan, tim juga memberikan edukasi kepada keluarga penerima manfaat mengenai penggunaan dan perawatan jamban yang benar, kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun, serta pengelolaan limbah rumah tangga. Langkah ini dilakukan untuk membangun perilaku hidup bersih dan sehat sekaligus menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak.


Keluarga penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Mereka berharap fasilitas jamban sehat tersebut dapat meningkatkan kualitas sanitasi keluarga dan membantu menjaga kesehatan anak-anak.


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan penurunan stunting di wilayah Kecamatan Mpunda. Ke depan, kondisi sanitasi keluarga serta perkembangan kesehatan dan gizi balita penerima manfaat akan dipantau secara berkala oleh Tim Pendamping Keluarga, penyuluh KB, bersama Puskesmas Mpunda.


Melalui intervensi tersebut, DPPKB Kota Bima berharap upaya pencegahan stunting tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga didukung perbaikan sanitasi dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga.(Red)

#stunting #dppkbkotabima #kotabima

Tidak ada komentar:

Posting Komentar



Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.