-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Sinergi DPPKB dan Dinsos Kota Bima Pasok Air Bersih untuk 25 Keluarga Berisiko Stunting di Panggi

| Kamis, Oktober 29, 2026 WIB Last Updated 2026-10-29T11:50:15Z
Kepala DPPKB dan jajaran DiSos serta DWP Kota Bima saat penyaluran air bersih,
Kota Bima,JangkaBima. – Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) dan Dinas Sosial mengambil langkah taktis untuk menekan angka stunting di wilayah Kecamatan Mpunda. 

Termasuk berkolaborasi dengan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Bima, serta Balai Penyuluhan KB Kecamatan Mpunda, program intervensi khusus resmi diluncurkan bagi keluarga berisiko stunting di Kelurahan Panggi pada Kamis (29/10/2026).

Langkah terintegrasi ini menyasar sedikitnya 25 Keluarga Berisiko Stunting (KRS) yang terdata di Kelurahan Panggi. Intervensi difokuskan pada pemenuhan aspek ekosistem pendukung kesehatan dasar, khususnya ketersediaan air bersih bagi masyarakat setempat.

Saat kegiatan penyaluran air bersih turut hadir, Kepala DPPKB, H Ichwanul Muslimin, camat mpunda Nurwahidah, Koordinator BPKB Kec. Mpunda, Nuningsih, Lurah Panggi, Bambang.

Koordinator Balai Penyuluhan KB Kecamatan Mpunda, Nuningsih menjelaskan bahwa keterbatasan akses air bersih aman menjadi salah satu pemicu utama indikasi stunting di wilayah tersebut. Pola sanitasi yang kurang optimal selama ini membuat balita di Kelurahan Panggi rentan terserang penyakit infeksi seperti diare. Penyakit yang berulang ini mengganggu penyerapan nutrisi dalam tubuh anak, sehingga pertumbuhan fisik mereka terhambat.

Merespons akar permasalahan tersebut, Kepala Dinas PP dan KB Kota Bima menegaskan pentingnya perubahan perilaku hidup masyarakat yang diimbangi dengan penyediaan sarana yang layak.

“Intervensi ini berfokus pada penyediaan bantuan sarana air bersih sekaligus pembinaan keluarga. Target kami adalah agar orang tua dapat menjaga kebersihan dan menerapkan pola hidup sehat guna mencegah stunting sejak dini,” ujar Kepala Dinas PP dan KB Kota Bima.

Di sisi lain, program pemenuhan hak dasar ini juga bertepatan dengan momentum hari jadi organisasi kewanitaan bentukan pemerintah. Sekretaris DWP Kota Bima, Ny. Maharaeni H. Ichwanul Muslimin, menyampaikan bahwa penyaluran air bersih ini merupakan bagian nyata dari komitmen DWP dalam menyemarakkan HUT DWP ke-27 melalui gerakan percepatan penurunan stunting yang terpadu di tingkat kota.

Kehadiran bantuan logistik air bersih di tengah masyarakat ini disambut baik oleh otoritas setempat. Terlebih, sebagian wilayah Mpunda tengah dihadapkan pada tantangan cuaca musiman.

“Selama musim kemarau kami sering kesulitan mendapatkan air bersih. Semoga dengan bantuan ini, anak-anak dan keluarga di Kelurahan Panggi lebih jarang sakit sehingga dapat tumbuh dengan baik dan optimal,” ungkap Lurah Panggi. Apresiasi senada juga diutarakan oleh Camat Mpunda, Hj. Nurwahidah, yang memuji sinergi lintas sektor dalam menyelamatkan masa depan generasi muda di wilayahnya.

Sebagai bentuk penjaminan mutu program, bantuan ini tidak hanya berhenti pada tahap penyaluran. Balai Penyuluhan KB Kecamatan Mpunda memastikan bahwa Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) akan diturunkan untuk melakukan pemantauan intensif dan berkala di lapangan. Pengawasan ini dilakukan demi memastikan bantuan air bersih memberikan dampak nyata yang berkelanjutan bagi perbaikan gizi dan tumbuh kembang balita dari 25 KRS tersebut. (Red)
#stunting #kotabima #airbersih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar



Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.