![]() |
| Anggota dan pimpinan DPRD kota bima saya ikuti bimtek |
Pelaksanaan bimtek ini merupakan bagian dari upaya DPRD Kota Bima dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalisme alat kelengkapan dewan agar lebih maksimal dalam menjalankan tiga fungsi utama DPRD, yakni fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
Kegiatan ini menghadirkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) UIN Mataram sebagai mitra pelaksana. Kerja sama tersebut telah dituangkan dalam perjanjian kerja sama (MoU) yang ditandatangani oleh Ketua DPRD Kota Bima bersama Rektor UIN Mataram serta Sekretaris DPRD Kota Bima.
Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, SH, dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi kegiatan Bimtek menegaskan bahwa DPRD memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Menurutnya, fungsi DPRD tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan alat kelengkapan dewan yang kuat, solid, dan profesional.
“Penguatan AKD bukan sekadar kebutuhan kelembagaan, tetapi merupakan keharusan strategis untuk memastikan setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak kepada masyarakat,” tegas Syamsurih.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan institusi akademik seperti UIN Mataram menjadi langkah konkret dalam menyatukan persepsi serta memperkuat kapasitas anggota dewan berbasis kajian ilmiah dan regulasi yang komprehensif.
Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag, menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan DPRD Kota Bima menjadi motivasi bagi UIN Mataram untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam mendukung penguatan kapasitas kelembagaan DPRD di daerah.
Sementara itu, Ketua LPM UIN Mataram, Prof. H. Kadri, M.Si, menjelaskan bahwa LPM selama ini telah berpengalaman menyelenggarakan berbagai kegiatan bimtek bagi DPRD di sejumlah daerah di NTB. Ia berharap melalui kegiatan ini terbangun kesamaan persepsi, penguatan pemahaman regulasi, serta komitmen bersama dalam meningkatkan kinerja AKD.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPSDM Provinsi NTB, Drs. Fathurrahman, M.Si, menegaskan bahwa tantangan pembangunan daerah saat ini menuntut DPRD untuk semakin adaptif, responsif, dan kolaboratif. Menurutnya, AKD diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam memastikan program pembangunan berjalan efektif, anggaran tepat sasaran, serta pelayanan publik semakin meningkat.
Dengan penguatan AKD yang berkelanjutan, DPRD Kota Bima diharapkan semakin optimal menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah sekaligus representasi aspirasi masyarakat.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.