-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Mulyono Bantah Tak Miliki SBU BG005, Tegaskan PT Citra Putera Laterang Penuhi Semua Syarat Tender

| Rabu, Februari 18, 2026 WIB Last Updated 2026-02-18T13:35:31Z

Proyek pembangunan ruang rawat inap RSUD Kota Bima senilai Rp 35 milyar dikerjakan PT citra putera laterang 
Kota Bima,JB.-Mulyono selaku pelaksana PT Citra Putera Laterang dengan tegas membantah tudingan terkait tidak terpenuhinya persyaratan administrasi dalam proses tender proyek pembangunan gedung ruang rawat inap RSUD Kota Bima senilai Rp 35 milyar.

 

Ia menegaskan bahwa seluruh dokumen persyaratan, termasuk Sertifikat Badan Usaha (SBU) BG005 untuk Konstruksi Gedung Kesehatan sesuai KBLI 41015, telah dipenuhi sebagaimana ketentuan yang berlaku.

 

Menurutnya, proses seleksi administrasi dalam tender dilakukan secara ketat dan transparan oleh panitia. Jika terdapat kekurangan dokumen ataupun ketidaksesuaian persyaratan, perusahaan sudah pasti digugurkan pada tahap awal evaluasi.

 

“Semua persyaratan telah dipenuhi seluruhnya. Kalau persyaratan tidak sesuai, tentunya sudah digugurkan di tahap seleksi administrasi,” tegas Mulyono saat diwawancarai via telepon, Rabu (18/2/2026).

 

Ia juga menyampaikan bahwa seluruh dokumen perusahaan telah diunggah dan dapat diakses melalui sistem LPSE Kota Bima. Karena itu, ia mempersilakan pihak-pihak yang meragukan untuk melakukan pengecekan langsung kepada instansi berwenang.

 

“Ada semua berkasnya di LPSE Kota Bima. Lebih jelasnya, bisa langsung konfirmasi ke LPBJ Kota Bima,” ujarnya.

 

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai klarifikasi atas informasi yang berkembang terkait legalitas dan kelengkapan administrasi PT Citra Putera Laterang dalam mengikuti tender proyek konstruksi gedung kesehatan.

 

Hingga berita ini diturunkan, Kepala LPBJ Kota Bima, Irwansyah dikonfirmasi belum memberikan keterangan resmi terkait polemik tersebut.(red)

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar



Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.