Kota Bima, JangkaBima.-Tak lagi di Lapangan
Serasuba, Tahun 2026 ini Pemerintah Kota Bima resmi menetapkan pasar senggol sebagai
lokasi baru pasar Ramadhan.
Rakor persiapan asar Ramadhan dipimpin asisten II
Dikutip dari website https://koperindag.bimakota.go.id/web/detail-berita/168/pemkot-bima-matangkan-persiapan-pasar-ramadan-2026-di-kawasan-pasar-senggol#.XACn_W6hgeM.whatsapp, Penetapan Pasar Senggil jadi lokasi baru pasar Ramadhan setelah melalui Rakor dipimpin oleh Asisten II Sekda Kota Bima, Supratman, dan dihadiri Kepala Diskoperindag, Kabag Kesra, unsur Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, Polsek Rasanae Barat, Kominfotik, Lurah Sarae serta OPD terkait lainnya di Ruang Rapat Sekda Kota Bima, Jumat (13/2).
Dalam arahannya,
Asisten II Sekda menegaskan bahwa Pasar Ramadan merupakan kegiatan rutin
tahunan Pemerintah Kota Bima yang bertujuan memberikan ruang bagi pelaku UMKM
untuk meningkatkan pendapatan, sekaligus memudahkan masyarakat dalam memenuhi
kebutuhan berbuka puasa selama bulan Ramadan.
“Pemerintah harus
hadir untuk memfasilitasi UMKM agar dapat berjualan dengan nyaman dan tertib,
sekaligus memastikan masyarakat mudah mengakses kebutuhan Ramadan,” ujarnya.
Kepala Diskoperindag
Kota Bima, Ruslan, menyampaikan bahwa berdasarkan arahan pimpinan daerah, Pasar
Ramadan Tahun 2026 akan dilaksanakan di kawasan Pasar Senggol, tepatnya pada
jalur jalan depan Toko Bata ke arah timur dan ke utara.
Pemilihan lokasi ini
mempertimbangkan aspek strategis, aksesibilitas, serta dampak ekonomi bagi pedagang
tetap di kawasan tersebut. Diharapkan kegiatan ini memberikan multiplier effect
bagi pelaku usaha yang memiliki kewajiban retribusi daerah. Selain itu, ukuran
lapak UMKM disepakati maksimal 2 x 2 meter guna menjaga kerapian dan kelancaran
arus pengunjung.
Dinas Perhubungan Kota
Bima akan menyiapkan rekayasa lalu lintas dan pengaturan parkir untuk
mengantisipasi kepadatan, terutama pada H-3 hingga H-2 menjelang Idul Fitri
yang biasanya mengalami lonjakan pengunjung. Pengamanan akan dilakukan secara terpadu
oleh Polsek Rasanae Barat bersama Satpol PP.
Dinas Lingkungan Hidup
Kota Bima menyatakan kesiapan mendukung kebersihan lokasi dengan menyiapkan bak
sampah dan 2–3 unit dump truck untuk penyisiran sampah. Pedagang diwajibkan
menyiapkan kantong sampah sendiri dan memastikan sampah terbungkus rapi. Dinas
Kominfotik akan mendukung publikasi kegiatan melalui kanal resmi Pemerintah
Kota Bima serta pengoperasian mobil penerangan.
Pembukaan Pasar
Ramadan direncanakan pada hari pertama puasa. Pemerintah Kota Bima juga akan
berkoordinasi dengan BUMN/BUMD untuk berkontribusi dan memberikan dukungan
untuk kelancaran kegiatan. Melalui koordinasi lintas OPD ini, Pemerintah Kota
Bima berharap Pasar Ramadan 2026 dapat berjalan tertib, aman, bersih, dan
memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.(red)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.