Notification

×

Iklan

Iklan

Cuaca Ekstrem Terjang Kabupaten Bima, Sejumlah Rumah Warga dan Fasilitas Pendidikan Rusak

| Selasa, Januari 13, 2026 WIB Last Updated 2026-01-13T13:40:33Z
Rumah rusak akibat angin kencang di kabupaten bima 
BIMA, JangkaBima. – Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Selasa (13/1/2026) pukul 11:30 wita. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan pada puluhan rumah warga serta sejumlah fasilitas umum. 

 

Berdasarkan data awal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, beberapa wilayah yang terdampak cukup parah meliputi sembilan desa di beberapa kecamatan.

 

Kecamatan Wera, Desa Tawali sekitar pukul 11.20 wita angin kencang menyebabkan terjadinya pohong tumbang dan sebabkan tiga rumah warga rusak berat. Lainnya enam rumah warga juga rusak akibat terjangan angin kencang.

 

Desa Sangiang musibah bencana angin kencang mengakibatkan kerusakan rumah warga, dampak kejadian ini satu rumah warga rusak. Desa Ntoke, angin kencang sebabkan satu mobil warga rusak akibat tertimpa pohon. Desa Oi Tui garasi mobil rusak perah.

 

Sementara di Desa Wora di jalan Lintas Bima-wera akibat angin kencang pohon tumbang hingga menggangu arus lalulintas. Kondisi saat ini telah berhasil dievakausi TNI dan Polri dibantu warga.

 

Kecamatan Ambalawi, Desa Mawu pohon tumbang berukuran besar dan sedang, dampak kejadian ini jalan lintas Bima-wera Desa Mawu Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima terganggu, dan 1 unit mobil yang sedang melintas rusak pada bagian depan akibat tertimpa dahan pohon.

 

Kecamatan Tambora tepatnya di Desa Rasabou akibat angin puting beliung dua rumah warga alami kerusakan. Desa Kawinda Na'e juga dua unit rumah rusak akibat angin kencang disertai hujan.

 

Kemudian Desa Labuan kananga akibat angin kencang mengakibatkan kerusakan sarana pendidikan, dampak kejadian ini Sekolah SDN Labuan kananga mengalami kerusakan pada bagian atap.

 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Nurul Huda menyatakan bahwa cuaca ekstrem ini telah mengganggu aktivitas harian warga. Tim reaksi cepat telah diterjunkan ke lokasi terdampak untuk melakukan kaji cepat dan memberikan bantuan darurat bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat maupun ringan. 


pihaknya juga mengimbau masyarakat di wilayah rawan bencana hidrometeorologi untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi hujan lebat disertai angin kencang masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan. 


Hingga saat ini, pihak pemerintah daerah masih terus melakukan pendataan untuk memastikan jumlah total bangunan yang terdampak serta estimasi kerugian materil yang ditimbulkan oleh bencana ini.(red)

 #anginkencang #bima #cuacaekstrem

Tidak ada komentar:

Posting Komentar



Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.