-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Sengkarut Data PAD 2024 Rp131 Miliar vs Rp57 Miliar, Pemkot Bima Diminta Transparan

| Sabtu, Januari 17, 2026 WIB Last Updated 2026-01-17T06:56:35Z

Ilustrasi 
Kota Bima, JangkaBima.-Pemerintah Kota Bima tengah mendapatkan sorotan tajam terkait dugaan ketidaksinkronan data realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2024. 

 

Perbedaan angka yang disampaikan oleh pejabat internal memicu tuntutan publik akan transparansi yang lebih nyata. Pemerintah Kota Bima diminta menyampaikan secara rinci dari mana saja pendapatan asli daerah secara terbuka, sehingga masalah angka tak terus jadi polemik ditengah masyarakat.

 

H Armasyah mempertanyakan perbedaan data disampaikan Pemerintah Kota Bima? Semoga data capaian PAD Rp 92 Milyar Tahun 2025 didalamnya tak termasuk Dana Bagi Hasil(DBH).

 

”jika target PAD tahun 2024 Rp 131 Milyar berapa target PAD tahun  2025,” ujarnya. Dirinya juga menyorot data disampaikan melui laman resmi pemerintah daerah, yang tak merinci dari mana saja sumber pendapatan sehingga berani menyampaikan angka capaianya, kemudian malah kini dipolemikan.

 

Jika mengacu pada pemberitaan tahun lalu, PAD kota Bima mengalami penurunan dari 131 Milyar (2024) menjadi 92,11 tahun 2025. Sekarang muncul lagi berita PAD 2024 hanya 57.05 Milyar, yang benar Rp 131 atau Rp 57.05 Milyar PAD 2024.

 

“ Pemerintah Kota Bima jangan hanya sebatas ingin terlihat peningkatan capaian PAD, sampaikan secara terbuka agar publik tercerahkan, Apalagi angka Rp 57.05 dan Rp 131 Milyar itu selisihnya cukup jauh,” pungkasnya.

 

Tambahnya, keberhasilan kinerja capaian PAD itu menurutnya bukan diukur dari capaian tahun lalu, tapi diukur dari persentase realisasi dibanding target. karena bisa saja potensi yang belum ada tahun lalu tapi mulai ada di Tahun ini

 

Seperti diberitakan sebelumnya, muncul perbedaan data yang signifikan mengenai capaian PAD Kota Bima tahun 2024 disampaikan Pemerintah melalui kanal resminya, seperti laman Diskominfotik Kota Bima,

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima, menyebutkan realisasi PAD tahun 2024 mencapai angka Rp131 miliar. Angka ini selaras dengan laporan bulan Maret 2025 yang menyatakan realisasi sebesar Rp131,33 miliar atau 99,46% dari target.

 

Sementara data disampaikan Kepala Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Siswadi dalam pernyataan terbaru pada tanggal 15 Januari 2026 menyebutkan bahwa PAD tahun 2024 hanya sebesar Rp57,05 miliar saat membandingkannya dengan kenaikan PAD tahun 2025. 

 

Simpang siur data ini memicu reaksi dari berbagai pihak yang meminta Pemerintah Kota Bima segera melakukan klarifikasi terbuka.  Akurasi Informasi penting disampaikan pemerintah daerah, perbedaan angka yang mencapai lebih dari Rp70 miliar tersebut dinilai mencederai prinsip keterbukaan informasi publik dan dapat membingungkan masyarakat dalam mengukur kemandirian fiskal daerah.

 

Masyarakat mendesak agar data yang disajikan melalui kanal resmi, seperti laman Diskominfotik Kota Bima, disinkronkan kembali agar tidak terjadi distorsi informasi.

 

Untuk informasi, sampai saat ini, Kepala BPPKAD belum memberikan klarifikasi terkair carut marut data capaian PAD. (red)

#pad #kotabima #bima #pendapatanaslidaerah #2024 #2026 #polemik


Tidak ada komentar:

Posting Komentar



Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.