-->

Notification

×

Iklan

Iklan

BRIDA Kota Bima Gelar Pertemuan Inkubasi Bisnis untuk Dorong Hilirisasi Inovasi

| Kamis, Oktober 09, 2025 WIB Last Updated 2025-10-09T11:55:32Z

Kepala Brida Kota Bima saat buka kegiatan Pertemuan Inkubasi Bisnis
Kota Bima, JangkaBima. – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Bima kembali menggelar kegiatan Pertemuan Inkubasi Bisnis sebagai langkah nyata memperkuat ekosistem inovasi daerah.

 

Kegiatan yang berlangsung dengan konsep green meeting ini diikuti oleh 20 inovator Kota Bima yang tengah mengembangkan produk inovatif agar siap menembus dunia industri.

 

Kepala BRIDA Kota Bima, Arif Roesman Effendy, ST., M. Sc., MT saat membuka kegiatan menyampaikan, bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari komitmen BRIDA untuk membina para inovator lokal agar hasil inovasinya memiliki nilai tambah dan berkelanjutan.

 

“Melalui inkubasi bisnis ini, kami ingin mendorong para inovator agar tidak berhenti di tahap ide atau prototipe. BRIDA siap menjadi jembatan antara inovator dan peluang industri, sehingga karya yang lahir dari daerah bisa berdampak luas dan bernilai ekonomi,” ujarnya.

 

Sebagai narasumber utama, hadir Bapak Muhammad Darwis, SP., praktisi NGO yang telah berpengalaman lebih dari dua dekade dalam pengembangan inovasi dan pemberdayaan masyarakat. Dalam sesi sharing knowledge dan speed pitching, beliau membagikan pengalaman serta strategi dalam mengembangkan model bisnis, memperluas jejaring, dan mempersiapkan inovasi agar siap di hilirisasi ke industri.

 

Kegiatan ini juga menjadi ruang interaktif bagi para inovator untuk mempresentasikan ide, berdiskusi langsung dengan ahli, dan mendapatkan masukan konstruktif untuk pengembangan inovasi yang lebih matang. Selain itu, seluruh pelaksanaan kegiatan menerapkan konsep green meeting, ramah lingkungan, minim plastik sekali pakai, dan efisien dalam penggunaan sumber daya.

 

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BRIDA Kota Bima berharap semakin banyak inovasi lokal yang tumbuh, berdaya saing, dan siap masuk ke industri, sebagai bagian dari upaya membangun ekonomi daerah berbasis pengetahuan dan kreativitas.(red)

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar



Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.