-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Kota Bima BISA?, Sampah Dibakar dan Berserakan di Halaman Kantor Wali Kota

| Senin, Oktober 19, 2026 WIB Last Updated 2026-10-19T06:28:42Z
Sampah sisa pembakaran dan berserakan di bagian timur halaman Kantor Wali Kota Bima 
KOTA BIMA, JangkaBima.com.- Program Kota Bima BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Asri) yang digaungkan Pemerintah Kota Bima kini berhadapan dengan ironi di lingkungan kantornya sendiri. Tumpukan sampah dan bekas pembakaran terlihat di sisi timur Kantor Wali Kota Bima. Kondisi ini memunculkan pertanyaan tentang konsistensi pemerintah dalam mengampanyekan kebersihan kepada masyarakat.


Pantauan JangkaBima.com, Senin (19/10/2026) sekitar pukul 10.00 WITA, memperlihatkan tumpukan sampah sisa aktivitas pembakaran yang tampak jelas dari jalan. Ironisnya, di lokasi tersebut tersedia kontainer sebagai tempat pembuangan sampah.


Pemandangan itu kontras dengan kampanye Kota Bima BISA yang selama ini digaungkan pemerintah daerah. Masyarakat terus diajak menjaga kebersihan dan mendukung terwujudnya Kota Bima yang bersih, indah, dan asri. Namun, kondisi di dalam areal kantor pemerintahan justru menimbulkan tanda tanya terhadap penerapan semangat tersebut.


Slogan kebersihan semestinya dimulai dari lingkungan sendiri. Sebab, kantor wali kota bukan sekadar pusat administrasi pemerintahan, melainkan juga ruang publik yang mencerminkan keteladanan aparatur dalam menjalankan kebijakan.


Husni, salah seorang warga, meminta Wali Kota Bima menerapkan standar kebersihan secara adil dan konsisten. Menurutnya, pemerintah tidak seharusnya hanya mengimbau masyarakat menjaga kebersihan, sementara kondisi di lingkungan kantornya sendiri masih ditemukan sampah berserakan dan bekas pembakaran.


“Jangan hanya masyarakat yang diimbau menjaga kebersihan. Di lingkungan kantor wali kota sendiri juga harus menjadi contoh,” demikian inti sorotan warga tersebut.


Persoalan ini semestinya menjadi bahan evaluasi bagi pihak terkait, terutama dalam pengelolaan sampah di lingkungan perkantoran. Apalagi, keberadaan kontainer di lokasi tersebut seharusnya memudahkan pembuangan sampah tanpa harus membakarnya sembarangan.


Kepala Bagian Umum, Awaluddin, telah coba dikonfirmasi terkait kondisi tersebut. Namun, hingga berita ini dilansir, yang bersangkutan belum memberikan jawaban.


Kini, publik menanti langkah konkret Pemerintah Kota Bima. Sebab, keberhasilan program Kota Bima BISA tidak cukup diukur dari imbauan dan slogan, tetapi juga dari kebersihan lingkungan yang dikelola pemerintah sendiri.


Jika kebersihan ingin menjadi budaya warga, keteladanan harus dimulai dari halaman kantor wali kota.(Red)

#kotabimabisa #asri #bersih #indah#walikotabima #pemkotbima

Tidak ada komentar:

Posting Komentar



Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.