Kota Bima,JangkaBima.com.-Pemerintah Kota Bima
berkomitmen penuh untuk menuntaskan proyek pengaspalan Jalan Lela Spaga
pada sisa waktu Tahun Anggaran 2026. Proyek dengan total pagu anggaran
mencapai Rp 1,7 miliar ini sempat tertunda akibat perubahan regulasi dan
kendala teknis dalam proses pelelangan.
Kabid Bina Marga, Dinas PUPR Kota Bima, Ismunandar
Kepala Dinas PUPR Kota
Bima melalui Kabid Bina Marga, Ismunandar, mengungkapkan bahwa proyek
ini sebenarnya telah melewati tahap tinjauan (review) berdasarkan aturan
baru dari Kementerian PUPR. Namun, persoalan utama yang dihadapi saat ini
adalah minimnya ketersediaan kontraktor atau penyedia jasa di daerah yang
memenuhi kualifikasi.
"Proyek ini sudah dua kali gagal tender karena belum ada
penyedia yang memenuhi syarat," ujar Ismunandar pada Rabu (23/9/2026).
Berikut adalah beberapa faktor utama yang menghambat eksekusi proyek di lapangan :
Perusahaan Lokal
Vakum: Tidak beroperasinya PT Tukad Mas dan PT Bunga Raya untuk sementara waktu
membuat pasokan dan pengerjaan aspal di wilayah Bima menjadi mandek.
Terkendala Infrastruktur Pendukung: Meskipun ada minat
dari perusahaan luar daerah, mereka kesulitan menyediakan sarana pendukung
(alat berat dan operasional) di lokasi proyek.
Mobilisasi Kontraktor Dompu Tinggi: Penyedia jasa dari
Kabupaten Dompu belum bisa mengambil proyek ini karena keterbatasan nilai
anggaran aspal awal, mengingat besarnya biaya operasional untuk memobilisasi
alat-alat berat ke Kota Bima.
Guna mengatasi jalan
buntu tersebut, Pemerintah Kota Bima mengambil langkah taktis melalui APBD
Perubahan Tahun 2026. Pemkot berencana menambah alokasi anggaran
untuk pekerjaan pengaspalan jalan di beberapa titik strategis, termasuk jalan
kota.
Langkah penambahan
anggaran ini diharapkan dapat menarik minat para penyedia jasa dari luar
daerah, seperti wilayah Dompu dan sekitarnya. Dengan nilai kontrak yang lebih
proporsional, perusahaan luar diharapkan mampu menutupi biaya operasional
pengiriman alat berat sehingga aspirasi masyarakat akan jalan yang mulus dapat
segera terwujud.(red)
#kotabima #aspaljalan #proyek #kontraktor #indonesia

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.