-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Banjir di Hari Raya, Rumah Warga di Bantaran Sungai Paruga Kota Bima Terendam

| Jumat, Maret 20, 2026 WIB Last Updated 2026-03-20T11:30:29Z

Banjir meluap di pemukiman warga kelurahan Paruga kota bima 
Kota Bima, JangkaBima.com.- 20 Maret 2026 momentum Hari Raya Idulfitri tahun 2026 di Kota Bima diwarnai bencana banjir yang merendam permukiman warga di sepanjang bantaran sungai, khususnya di Kelurahan Paruga.

 

Banjir terjadi pada Jumat (20/3/2026) sekitar pukul 16.35 WITA, setelah debit air sungai Padolo meningkat signifikan hingga mencapai level Siaga I.

 

Informasi dari akun facebook Jauhar Mahbub, menyampaikan ketinggian air di alur sungai tercatat mencapai 4 meter 60 sentimeter pada batas ukur.

 

Sejumlah wilayah terdampak cukup parah, terutama di bagian barat Kelurahan Paruga. Titik terparah berada di area drainase yang meluap, yakni di RT 08, RT 09, dan RT 10.

 

Air meluber ke permukiman warga dengan ketinggian bervariasi, bahkan di beberapa titik mencapai lutut hingga pinggang orang dewasa.

 

Baca Juga :

https://www.jangkabima.com/2026/03/lagi-banjir-terjang-sejumlah-kelurahan.html


Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu, terlebih karena terjadi di hari raya yang seharusnya menjadi momen kebersamaan dan kebahagiaan. Sejumlah warga terlihat berupaya menyelamatkan barang-barang berharga dari dalam rumah, sementara lainnya hanya bisa bertahan di tengah genangan air.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait jumlah kerugian maupun korban terdampak. Namun, pihak terkait diharapkan segera mengambil langkah cepat untuk penanganan dan bantuan bagi warga yang terdampak banjir.

 

Banjir yang kembali melanda kawasan ini menjadi pengingat akan pentingnya penanganan serius terhadap persoalan drainase dan pengelolaan aliran sungai di Kota Bima, agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap musim hujan, bahkan di momen penting seperti Lebaran.(red)

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar



Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.