-->

Notification

×

Iklan

Iklan

16 Kelurahan di Kota Bima Terdampak Kekeringan, 2.866 KK dan 9.453 Jiwa Krisis Air Bersih

| Kamis, September 17, 2026 WIB Last Updated 2026-09-17T09:44:31Z
ilustrasi
Kota Bima,JangkaBima.com.- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima melaporkan krisis air bersih akibat musim kemarau kini meluas ke 16 kelurahan di lima kecamatan.

 

Berdasarkan data pemutakhiran per Agustus 2026, kekeringan akibat musim kemarau tahun ini telah berdampak pada 2.866 Kepala Keluarga (KK) atau sebanyak 9.453 jiwa.

 

Kepala BPBD Kota Bima melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik (Darlog), Nazamuddin, membenarkan meluasnya area terdampak. Sebagai langkah cepat, Pemerintah Kota Bima telah menetapkan status siaga bencana kekeringan dan membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk menangani krisis ini.

 

Berikut adalah daftar wilayah di Kota Bima yang mulai mengalami krisis air bersih, Kecamatan Rasanae Barat meliputi Kelurahan Tanjung didua RT, Kelurahan Pane, Kelurahan Dara di Lingkungan Bina Baru dan Kelurahan Paruga pada lingkungan Sarata, Bara Barat dan BTN Sarata.

 

Kecamatan Mpunda, Kelurahan Sambinae (BTN Sambinae), Panggi, Manggemaci, dan Monggonao. Kecamatan Raba di Kelurahan Rontu, Penanae, dan Kendo yang meliputi tujuh lingkungan. Sementara di Kecamatan Asakota, yaitu Kelurahan Melayu, Jatibaru, dan Jatibaru Timur. Kecamatan Rasanae Timur di Kelurahan Kodo.

 

Untuk menjamin kebutuhan dasar warga, TRC yang terdiri dari sinergi lintas instansi—termasuk BPBD, Dinas Sosial, Bagian Umum, PMI, BWS, dan Polri—rutin menyalurkan air bersih setiap hari ke lokasi terdampak. Aksi kemanusiaan ini juga mendapat dukungan penuh dari Bank NTB.

 

"Penyaluran ini bertujuan memastikan pasokan air untuk kebutuhan memasak dan domestik warga tetap terpenuhi, mengingat kita sedang berada di puncak musim kemarau yang diprediksi berlangsung hingga pertengahan Oktober mendatang," ujar Nazamuddin.

 

Pemerintah Kota Bima mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih bijak dan hemat dalam menggunakan air. Hal ini krusial dilakukan karena debit air tanah di sejumlah wilayah dilaporkan sudah mulai menyusut signifikan.(Red)

#kekeringan #kemaraupanjang #airbersih #terdampakkekeringan #kotabima #bpbdkotabima #bnpb #ntb

Tidak ada komentar:

Posting Komentar



Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.