![]() |
| Wakil wali kota saatnPelepasan kirab obor Porprov NTB 2026 |
Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Asisten I Setda Provinsi NTB, Dr. H. Fahtur Gani, didampingi oleh Wakil Wali Kota Bima Feri Sofyan, Kepala Dinas Dikpora NTB Agus Sukmayadi, Wakil Ketua KONI NTB Ir. Ridwansyah, serta Ketua KONI Kota Bima Alfian Indra Wirawan.
Acara ini juga dihadiri oleh seluruh kepala OPD lingkup Pemerintah Kota Bima. Kirab obor kali ini berbeda, dikawal Pesepeda Sejauh 456 Km.
Ketua Rombongan Kirab, Ir. Ridwansyah, mengungkapkan bahwa rombongan ini akan menempuh jarak sejauh 456 kilometer melintasi Pulau Sumbawa hingga Pulau Lombok, mulai tanggal 13 hingga 16 Juli 2026.
"Untuk pertama kalinya, kirab obor akan dikawal rombongan pesepeda dalam kegiatan bertajuk Bentang Sumbawa-Lombok sejauh 456 kilometer," ujar
Ridwansyah.Setelah memulai perjalanan dari Kota Bima, api obor akan melintasi 10 kabupaten/kota di NTB.
Api tersebut dijadwalkan tiba di Kantor Gubernur NTB pada 16 Juli 2026, tepat menjelang upacara pembukaan Porprov NTB. Menurut Ridwansyah, obor ini bukan sekadar simbol kompetisi, melainkan lambang pemersatu masyarakat."Semangatnya, api ini berangkat dari ujung timur NTB, kemudian dibawa hingga ujung barat sebagai simbol persatuan masyarakat NTB," tambahnya.
Rombongan kirab akan disambut langsung oleh kepala daerah setempat. Di Kabupaten Dompu, penyambutan akan dirangkaikan dengan pelepasan kontingen atlet Porprov Dompu.
Rombongan kemudian akan mengayuh sepeda sejauh 190 kilometer menuju Sumbawa Besar, sebelum menyeberang ke Pulau Lombok via Pelabuhan Poto Tano ke Kayangan.Setibanya di Pulau Lombok, rombongan akan disambut oleh Bupati Lombok Timur, lalu melanjutkan rute ke Kecamatan Kopang (Lombok Tengah), Taman Narmada (Lombok Barat), Kabupaten Lombok Utara, hingga finis di Kota Mataram.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan mengatakan, Kirab Obor bukan sekadar seremoni menjelang pembukaan Porprov, tetapi menjadi simbol kebersamaan seluruh masyarakat NTB dalam membangun prestasi olahraga.
“Kirab Obor ini bukan sekadar simbol. Ini adalah pesan bahwa Porprov adalah milik kita bersama. Mari kita jadikan ajang ini untuk mengasah prestasi atlet sekaligus mempererat tali silaturahmi antardaerah,” ujarnya.
Feri juga memberikan motivasi kepada para atlet Kota Bima agar menjadikan Porprov NTB 2026, sebagai panggung untuk menunjukkan kemampuan terbaik serta mengharumkan nama daerah.
“Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Bertanding lah dengan menjunjung tinggi sportivitas dan tunjukkan bahwa atlet Kota Bima mampu bersaing dan meraih prestasi terbaik,” pesannya.
Usai dilepas, rombongan kirab obor langsung menuju Kabupaten Bima dan akan diterima oleh Bupati Bima, Adi Mahyudi.(Red)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.