-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Dominasi Kategori Seni, Pesilat Kota Bima Borong 12 Medali di Porprov NTB 2026

| Selasa, Juli 21, 2026 WIB Last Updated 2026-07-21T02:12:08Z
Kontingen silat Kota Bima di ajang Porprov NTB Tahun 2026
Lombok Timur,JB. – Kontingen Pencak Silat Kota Bima sukses menorehkan prestasi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026. Total 12 medali diraih dari berbagai cabang.


Bertanding di GOR Porda Lombok Timur, tim pencak silat Kota Bima berhasil membawa pulang total 12 medali, dengan rincian 4 medali emas, 4 perak, dan 4 perunggu.


Kategori seni menjadi ladang emas utama bagi Kota Bima dalam ajang kali ini. Dari empat medali emas yang diraih, tiga di antaranya disumbangkan melalui nomor Seni Ganda Putra, Seni Solo Kreatif Putra, dan Seni Ganda Putri. 


Sementara satu emas lainnya diraih melalui nomor tanding Kelas A Putri.Untuk posisi kedua, medali perak berhasil diamankan oleh para atlet yang turun di nomor Tunggal Putra, Kelas A Putra, dan Solo Kreatif Putri. 


Sementara itu, empat medali perunggu pelengkap kemenangan diraih lewat nomor Kelas D Putra, Kelas C Putra, Kelas A Beregu Putra, serta Kelas E Putri.Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bima, Khalid, yang hadir langsung di arena pertandingan, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim. 


Didampingi perwakilan KONI Kota Bima, Rosihan dan Sunardin, Khalid juga mendapat kehormatan untuk mengalungkan medali langsung kepada para atlet di podium.


Menurut Khalid, keberhasilan memborong 12 medali ini merupakan buah dari program pembinaan atlet yang berjalan konsisten dan disiplin selama ini. Prestasi ini sekaligus menegaskan bahwa peta kekuatan pencak silat Kota Bima kian diperhitungkan di tingkat provinsi.


Manajemen IPSI Kota Bima berharap capaian manis di Porprov XII NTB ini tidak membuat para atlet berpuas diri, melainkan menjadi bahan evaluasi dan motivasi untuk mempertahankan tradisi juara pada kompetisi-kompetisi berikutnya.(Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar



Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.