-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Semarak Pembukaan Festival Rimpu Mantika 2026 di Halaman Museum ASI

| Jumat, April 24, 2026 WIB Last Updated 2026-04-24T14:15:02Z
Suasana pembukaan festival Pawai Rimpu Mantika 
Kota Bima,JangkaBima.- Festival Rimpu Mantika 2026 resmi dibuka di halaman Museum ASI Mbojo, Jumat malam (24/4/2026). Mengusung tema “Preserving Culture and History”.


Perhelatan tahunan ini kembali mengukuhkan eksistensinya dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) sebagai panggung promosi budaya sekaligus motor penggerak ekonomi daerah.


Pembukaan berlangsung meriah dengan rangkaian acara yang variatif, mulai dari pentas seni tradisional, fashion show busana khas daerah, hingga bazar UMKM dan ekonomi kreatif. 


Tak hanya menonjolkan sisi kultural, festival ini juga memanjakan pengunjung dengan bazar kopi serta agenda olahraga melalui fun run.


Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Gubernur NTB Hj. Dinda Dhamayanti Putri, perwakilan Kementerian Pariwisata Joko Suharbowo, serta Tenaga Ahli Kementerian Ekonomi Kreatif Gemintang Kejora Malarangeng. Kehadiran Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin bersama Wakil Wali Kota Feri Sofiyan dan jajaran Forkopimda semakin menambah khidmat suasana pembukaan yang diawali dengan penampilan seni LASQI dan tarian tradisional yang memukau.


Dalam sambutannya, Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin menekankan bahwa Festival Rimpu Mantika melampaui sekadar seremoni budaya. Menurutnya, ini adalah ruang ekspresi identitas yang harus berdampak nyata pada kesejahteraan warga.


“Ini adalah panggung identitas dan ruang ekspresi budaya, sekaligus wadah pengembangan UMKM. Budaya tidak hanya dirayakan, tetapi harus terus dipromosikan,” tegas Wali Kota.


Meski mengakui adanya efisiensi anggaran pada pelaksanaan tahun ini, ia menegaskan bahwa semangat pelestarian tidak boleh pudar. “Budaya bukan hanya warisan masa lalu, melainkan investasi masa depan dan mesin pertumbuhan ekonomi,” imbuhnya.


Senada dengan hal tersebut, Wakil Gubernur NTB Hj. Dinda Dhamayanti Putri memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi Kota Bima yang berhasil mempertahankan posisi festival ini dalam kalender KEN 2026.


“Rimpu adalah simbol kekuatan budaya, cerminan kehormatan, dan kesopanan masyarakat Bima. Kami berharap festival ini terus memperkuat jati diri daerah sekaligus memacu pertumbuhan sektor pariwisata,” ujar Wagub.


Festival Rimpu Mantika diharapkan menjadi magnet bagi wisatawan dan memberikan dampak domino bagi geliat ekonomi lokal, menjadikan tradisi sebagai kekuatan ekonomi baru di Kota Bima.(Red)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar



Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.